Postingan

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

Gambar
​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak tersentuh kebijakan pemerintah.  Kita patut bersyukur atas janji kesejahteraan kendati selalu "jauh panggang dari api". Ketidakpedulian penguasa justru jadi bumbu penyedap paling otentik di meja makan rakyat jelata. ​Dan kekecewaan menggunung mendadak luruh bersama segelas es teh manis.  Siapa butuh anggaran pendidikan dan kesehatan yang mumpuni jika kita sudah punya label "sejahtera" di atas kertas?  Kita diajak merayakan pemangkasan hak-hak dasar demi satu piring harapan.  Bukankah sangat puitis melihat masa depan anak bangsa dikorbankan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang penuh kemegahan? ​Mari kita kunyah makanan ini dengan khidmat tanpa perlu banyak tanya.  Nikmatilah kemewahan sesaat ini selagi angka kemiskinan hanya jadi hiasan infografis di kantor kementerian.  Pemerintah sedang bekerja keras mencerdaskan b...

Klinik Ar-Rahman Pasongsongan Sumenep: Pelayanan Prima yang Memuaskan Warga

Gambar
Keberadaan Klinik Ar-Rahman yang berlokasi di Dusun Morasen, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Ahad (1/5/2026).  Sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau, klinik ini dinilai mampu memberikan pelayanan medis yang prima, ramah, dan tanggap.  Berbagai kalangan masyarakat, mulai dari generasi muda hingga para lansia, merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan yang berkualitas di wilayah mereka. Salah satu warga yang merasakan langsung manfaat tersebut adalah Niyatun (67), wanita asal Dusun Sempong Barat.  Ia mengungkapkan rasa puas dan syukurnya ketika berobat ke Klinik Ar-Rahman karena mendapatkan penanganan cepat serta perawatan yang penuh empati dari para tenaga medis.  " Kaule (saya) puas aobat ka ka'dinto , (berobat ke sini). kejelasan informasi, dan kebersihan fasilitas klinik membuat proses berobat terasa lebih nyaman dan menenangkan," ujar Niyatun, wanit...

Komitmen SDN Panaongan 3 Cegah Perundungan Melalui Program Guru Tamu

Gambar
PASONGSONGAN -- Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman terus diperkuat SDN Panaongan 3, Pasongsongan, Sumenep, melalui kegiatan Program Guru Tamu. Kamis (30/4/2026).  Mengusung tema "Sekolah Aman, Hati Nyaman Tanpa Bullying", acara ini jadi langkah nyata pihak sekolah dalam mencegah perundungan sejak dini.  Hadir dua narasumber berkompeten, yakni Denny Rohmy Wahyuni, S.Pd (guru SRT 49 Sumenep) dan Amilia Rahma Sania, S.Pd (guru SMPN 2 Sumenep), untuk memberikan edukasi langsung kepada para siswa. Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh para peserta.  Narasumber membahas tuntas berbagai jenis perundungan, dampak psikologis yang dialami korban, serta cara menghindari dan melaporkan tindakan tersebut.  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto,S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah harus jadi tempat aman bagi siswa. "Karena bullying bisa berdampak serius terhadap mental ...

Nuansa Keraton di Sekolah: Guru SDN Padangdangan 2 Kompak Berbatik Khas Sumenep

Gambar
PASONGSONGAN – Ada pemandangan berbeda di lingkungan SDN Padangdangan 2, Pasongsongan, Sumenep. Kamis (30/4/2026).  Kepala sekolah, Seluruh guru dan tenaga kependidikan kini tampil anggun dan berwibawa dengan mengenakan seragam batik baru yang mengusung konsep desain ala Keraton Sumenep.  Langkah ini diambil sebagai upaya sekolah dalam melestarikan warisan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas kekhasan daerah di lingkungan pendidikan. Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa pemilihan motif batik dengan sentuhan keraton ini bukan tanpa alasan.  "Seragam ini melambangkan nilai-nilai luhur, kedisplinan, dan dedikasi yang jadi napas perjuangan para pendidik di sekolah kami," ucap Madun.  Melalui penerapan seragam baru ini, Madun berharap akan ada dampak positif terhadap etos kerja timnya.  "Kami berharap dengan penggunaan batik baru ini, para guru dan tenaga kependidikan bisa menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan tugas," ungkapnya. ...

SDN Padangdangan 1 Dominasi Juara Kids Atletik O2SN Pasongsongan

Gambar
PASONGSONGAN  -- Paguyuban Guru Olahraga (Paruga) Kecamatan Pasongsongan sukses menyelenggarakan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga kids atletik. Rabu (29/4/2026).  Bertempat di Lapangan Sawunggaling, Desa Pasongsongan, Sumenep ajang ini jadi panggung bagi para atlet cilik tingkat sekolah dasar untuk menunjukkan bakat dan sportivitas.  Dalam kompetisi bergengsi tingkat kecamatan ini, SDN Padangdangan 1 mengirimkan empat peserta didik terbaiknya untuk bertanding. Hasilnya cukup membanggakan, dimana tiga dari empat siswa yang didelegasikan berhasil meraih posisi di podium juara.  Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, M.Pd, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian para anak didiknya tersebut.  "Meski belum ada yang menempati juara I, kami bangga karena tiga siswa kami mendominasi kejuaraan. Ini adalah bukti kerja keras mereka dalam berlatih," pungkasnya. [Kaiy]
Gambar
PASONGSONGAN – Paguyuban Guru Olahraga (Paruga) Kecamatan Pasongsongan sukses gelar seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang kids atletik. Rabu (29/4/2026).  Bertempat di Lapangan Sawunggaling, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, ajang ini jadi wadah bagi para siswa sekolah dasar untuk menunjukkan ketangkasan fisik mereka di tingkat kecamatan.  SDN Padangdangan 1 jadi salah satu kontingen paling menonjol dengan mengirimkan empat siswa terbaiknya.  Di kategori putri, Fahdina Syarifah berhasil raih gelar Juara II, disusul Hotimatul Kamaliyah meraih Juara III.  Sementara di kategori putra, Afnan Badilah juga sukses naik podium sebagai Juara III.  Walau salah satu atlet putra lainnya, Ezzul Qodir Afif, belum berhasil membawa pulang medali, performa tim secara keseluruhan tetap memberikan persaingan ketat.  "Anak-anak tampil luar biasa. Meski belum ada yang meraih juara I, tapi secara perolehan gelar kita tetap mendominasi kejuaraan ka...

Siswa SDN Padangdangan 2 Melaju ke Semifinal Olimpiade PAI Jawa Timur 2026

Gambar
PASONGSONGAN – Panitia dan Dewan Juri Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 secara resmi mengumumkan hasil seleksi tahap terkini. Selasa (28/4/2026).  Dalam pengumuman tersebut, Ahmad Zainal Abidin, siswa kelas VI SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dinyatakan berhasil melaju ke babak semifinal.  Sukses ini jadi capaian membanggakan bagi satuan pendidikan di wilayah ujung barat Sumenep dalam ajang kompetisi bergengsi tingkat provinsi. Guru PAI SDN Padangdangan 2, Siti Endang Junnur Aida, S.Pd, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras yang ditunjukkan siswanya hingga mampu menembus babak semifinal.  "Prestasi ini merupakan buah dari persiapan matang serta motivasi belajar yang kuat dalam memahami materi-materi keislaman," ujar Endang.  Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat, Ahmad Zainal Abidin akan kembali berkompetisi di babak semifinal yang dijadwalkan berla...

Siswa Pelosok Sumenep Lolos Semifinal Olimpiade PAI Jawa Timur 2026: Inspirasi dari SDN Padangdangan 2

Gambar
AM – Panitia dan Dewan Juri Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jawa Timur resmi merilis hasil keputusan seleksi tahun 2026.  Dalam pengumuman tersebut, Ahmad Zainal Abidin, siswa kelas VI asal SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, dinyatakan berhak melaju ke babak semifinal.  "Sukses ini menempatkan Zainal di jajaran peserta elite yang akan bersaing ketat membawa nama baik Sumenep di tingkat provinsi," ungkap Akbar Choliq KS, S.Pd, wali kelas VI. Senin (27/4/2026).  Prestasi ini jadi catatan amat membanggakan, mengingat SDN Padangdangan 2 berlokasi di wilayah pelosok desa.  Tapi, keterbatasan geografis terbukti bukan penghalang bagi Zainal untuk bersinar.  "Selain cerdas, rahasia sukses Zainal terletak pada karakternya yang mulia; ia dikenal sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan sangat takzim kepada para gurunya," tambah Akbar Choliq.  Sikap tawadu', restu orang tua, dan guru inilah y...