Postingan

Featured Post

Takziah Guru SDN Padangdangan 1: Perkuat Tali Kekeluargaan Sekolah dan Wali Siswa

Gambar
Sundari (kiri) saat menyerahkan penghargaan.  SUMENEP — Sebagai wujud kepedulian dan empati, para guru SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan melaksanakan takziah ke rumah keluarga siswa yang meninggal dunia. Sabtu (24/1/2026).  Kehadiran para guru ini jadi wujud nyata perhatian sekolah terhadap duka yang dialami keluarga siswa. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd, menegaskan bahwa takziah, membesuk orang sakit, atau peduli kepada keluarga siswa yang tertimpa musibah merupakan salah satu cara efektif untuk menjalin dan mempererat tali kekeluargaan antara sekolah dan wali siswa.  Wanita alumni Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk ini mengungkapkan, bahwa hubungan yang baik tidak hanya terbangun di lingkungan sekolah, tapi juga lewat kepedulian sosial. “Kegiatan seperti ini mengajarkan nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan kepada seluruh warga sekolah,” ujar Sundari.  Wanita dia anak ini berharap budaya saling peduli ini terus terjaga se...

Sundari, S.Pd Bersama Guru SDN Padangdangan 1 Takziah ke Rumah Keluarga Peserta Didik

Gambar
Sundari, S.Pd (paling kiri)  SUMENEP — Sebagai wujud kepedulian dan empati, Sundari, S.Pd bersama para guru SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan, melakukan takziah ke rumah keluarga salah satu peserta didik yang tengah berduka karena meninggal dunia. Sabtu (24/1/2026).  Kehadiran rombongan guru tersebut disambut hangat oleh pihak keluarga.  Selain menyampaikan belasungkawa, para guru juga mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Menurut Sundari, takziah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekolah kepada peserta didik dan keluarganya.  “Tujuan takziah yakni mengunjungi keluarga yang sedang berduka untuk menghibur, mendoakan, serta memberikan dukungan moral dan spiritual agar mereka sabar dan tabah menghadapi musibah kematian,” ujar guru PAI tersebut. [k4y]

Senam “Aku Sehat Aku Hebat”, Upaya SDN Padangdangan 1 Ciptakan Generasi Bugar dan Religius

Gambar
Aksi sosial siswa.    ​ SUMENEP – Terlihat suasana penuh semangat menyelimuti SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, pada Jumat pagi (23/1/2026).  Seluruh peserta didik dan tenaga pendidik berkumpul di halaman sekolah untuk gelar kegiatan rutin Jumat Senam Sehat dengan jargon "Aku Sehat Aku Hebat". ​Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, M.Pd, menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari integrasi tiga program utama yang dilaksanakan tiap Jumat. ​"Tiga pilar utama pada kegiatan ini, yaitu Jumat Sehat, Jumat Bersih, dan Jumat Berkah. Tujuannya agar siswa tidak hanya kuat fisik, tapi juga memiliki lingkungan asri dan jiwa sosial," ujar Matrasit. ​Setelah sesi senam usai, para peserta didik melanjutkan dengan kegiatan religius berupa pembacaan sholawat bersama-sama.  ​ Indahnya Berbagi ​Salah satu poin menarik dari rangkaian kegiatan ini adalah program Jumat Berkah.  Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Sundari, S.Pd, memaparkan bahwa pi...

Wujudkan Generasi Bugar, SDN Padangdangan 1 Gelar Program "Aku Hebat Aku Sehat"

Gambar
​ SUMENEP – SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, mengisi Jumat pagi dengan penuh energi melalui kegiatan Jumat Senam Sehat. Jumat (23/1/20226).  Mengusung jargon "Aku Hebat Aku Sehat", kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik dan tenaga pendidik. "Kegiatan ini bukan sekadar olahraga rutin, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter dan kesehatan siswa," ucap Kepala SDN Padangdangan 1, Matrasit, M.Pd. Sementara Rizqon Muttaqin sebagai guru olahraga menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam program Jumat di sekolah ini: ​Tiga Program Utama Jumat: ​Jumat Sehat: Diisi dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran fisik siswa agar siap menerima pelajaran dengan stamina yang prima. ​Jumat Bersih: Aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekolah guna menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan sanitasi. ​Jumat Berkah: Kegiatan sosial atau spiritual yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan rasa syukur di lingk...

SDN Padangdangan 1 Terapkan Sholat Dhuhur Berjamaah, Bentuk Karakter Religius Siswa

Gambar
SUMENEP —  SDN Padangdangan 1 Kecamatan Pasongsongan menetapkan kegiatan sholat dhuhur berjamaah sebagai upaya pembiasaan positif di lingkungan sekolah.  Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh seluruh siswa dan guru sebagai ikhtiar menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd, menjelaskan, bahwa sholat berjamaah memiliki banyak manfaat bagi peserta didik. Kamis (22/1/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, toleransi, serta rasa tanggung jawab dalam diri siswa. “Selain membentuk karakter, sholat berjamaah juga menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, melatih kerjasama, dan memperkuat ikatan sosial antar siswa,” ujar Sundari.  Ia berharap pembiasaan ini bisa jadi bekal positif bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah atau di masyarakat. [k4y]

Kolaborasi SDN Panaongan 3 dan SDN Soddara 2, Sinergi Guru Pasongsongan di Ruang GTK

Gambar
SUMENEP — Semangat kolaborasi kembali ditunjukkan dunia pendidikan Kecamatan Pasongsongan. Rabu (21/1/2026).  SDN Panaongan 3 berkolaborasi dengan SDN Soddara 2 dalam kegiatan pengerjaan E-Kinerja Guru pada aplikasi Ruang GTK yang digelar di SDN Panaongan 3.  Kegiatan ini diikuti delapan guru SDN Panaongan 3 serta Kepala SDN Soddara 2 bersama enam guru. Kepala SDN Soddara 2, Bambang Sutrisno, S.Pd, mengatakan kolaborasi tersebut bukan kali pertama dilakukan.  ”Kami  mengakui banyak program di sekolahnya terinspirasi dari SDN Panaongan 3. Kami menilai peran Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3 sekaligus Sekretaris KKKS Pasongsongan, sangat besar dalam mendorong lahirnya inovasi antar sekolah," ucap Bambang Sutrisno.  Sementara itu, Agus Sugianto menegaskan pentingnya memberi manfaat bagi sesama.  "Kegiatan ini jadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi sekolah pinggiran untuk terus berinovasi, karena pendidikan akan tumbuh lebih kuat melalui kebers...

Bangun Karakter Religius, SDN Padangdangan 1 Galakkan Sholat Dhuhur Berjamaah hingga Jumat Berkah

Gambar
SUMENEP – SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, terus berkomitmen memperkuat pondasi moral siswa lewat program keagamaan.  Salah satu langkah nyata itu dengan menggalakkan sholat dhuhur berjamaah antara guru dan peserta didik di sekolah. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan bagian integral dari Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membangun spiritualitas sejak dini.  Hal ini selaras dengan nilai filosofis bahwa sholat bisa menangkal diri dari perbuatan keji (fahsya) dan mungkar. Sundari, S.Pd., guru PAI yang berstatus PPPK Paruh Waktu di SDN Padangdangan 1, mengungkapkan bahwa pembentukan karakter harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh. "Lewat sholat berjamaah, kita menanamkan kedisiplinan dan ketakwaan. Kami ingin siswa memiliki proteksi spiritual guna membentengi mereka dari perilaku negatif," ucap Sundari. Selain sholat berjamaah, SDN Padangdangan 1 juga menerapkan kebiasaan positif setiap pagi. Sebelum memasuki ruang kelas, para siswa melaku...

Pesan Sundari S.Pd di SDN Padangdangan 1: Bangun Pondasi Moral Siswa Sejak Dini

Gambar
​ SUMENEP – Pendidikan karakter bagi generasi muda kini jadi perhatian serius, terutama di lingkungan sekolah dasar.  Hal ini ditegaskan Sundari, S.Pd., saat memberikan amanat dalam upacara bendera di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan. Senin (19/1/2026).  ​Guru PPPK Paruh Waktu yang baru ini menekankan, bahwa penguatan karakter melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang sangat penting dan mendesak.  Menurutnya, pondasi moral siswa harus dibangun sejak dini agar mereka siap menghadapi tantangan zaman. ​"Pendidikan karakter di sekolah dasar adalah kunci. Melalui integrasi dalam pelajaran Agama Islam, kita membentuk etika dan perilaku siswa secara langsung," ujar Sundari di hadapan peserta upacara . [k4y]

Siswa SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Khidmat Ikuti Upacara Bendera, Pembina: Menghormati Guru Adalah Harga Mati

Gambar
Sundari, S.Pd sebagai pembina upacara.   SUMENEP – Suasana khidmat menyelimuti halaman SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, pada Senin pagi.  Seluruh siswa dan dewan guru melaksanakan upacara bendera rutin guna menanamkan kedisiplinan dan rasa nasionalisme sejak dini. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Sundari, S.Pd.  Dalam amanatnya, sosok pendidik yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Annuqayah ini menekankan pentingnya adab dan etika siswa terhadap pengajar. Senin (19/1/2026).  Sundari menegaskan bahwa menghormati guru adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar bagi setiap murid.  Ia mengibaratkan guru sebagai orang tua kandung selama siswa berada di lingkungan sekolah. "Menghormati guru tidak ada nilai tawar, karena guru adalah orang tua kalian di sekolah. Para guru mencurahkan semua ilmunya dengan ikhlas agar kalian semua jadi manusia seutuhnya," ujar Sundari di hadapan barisan peserta upacara. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kecerdas...

Tekankan Arti Kebersihan, Yeni Alfi Laeliy, S.Pd Jadi Pembina Upacara di SDN Padangdangan 2

Gambar
Upacara bendera SDN Padangdangan 2. SUMENEP – Yeni Alfi Laeliy, S.Pd bertindak sebagai pembina upacara bendera hari Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan.  Upacara diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan tenaga kependidikan dengan tertib.  Dalam amanat singkatnya, Yeni Alfi Laeliy, S.Pd menekankan pentingnya menjaga kebersihan, baik kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan sekolah.  “Kebersihan diri dan sekolah harus dimulai dari diri kita. Jika lingkungan sekolah bersih, maka belajar pun akan terasa lebih nyaman,” ujar Yeni Alfi Laeliy di hadapan peserta upacara. Selasa (19/1/2026).  Ia juga mengajak seluruh siswa untuk membiasakan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kerapian pakaian, kebersihan kelas, serta membuang sampah pada tempatnya. “Sekolah yang bersih adalah cerminan warganya. Mari kita jaga bersama agar SDN Padangdangan 2 tetap jadi sekolah sehat dan nyaman,” pungkasnya. [k4y]

Pesan Menyentuh Pembina Upacara SDN Padangdangan 1: Hormat pada Guru Adalah Kunci Sukses

Gambar
SUMENEP – Suasana khidmat menyelimuti halaman SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, dalam pelaksanaan upacara bendera rutin pada Senin pagi. Cuaca cerah dan mendukung tanpa rintik hujan membuat seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar dan tertib. Senin (19/1/2026). Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara kali ini. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Sundari, S.Pd., sosok guru baru di lingkungan SDN Padangdangan 1. Kehadirannya sebagai pembina jadi momen spesial karena ini adalah kali pertama bagi wanita dengan dua anak tersebut mengemban amanah sebagai pembina upacara sejak bergabung sebagai guru PPPK Paruh Waktu di sekolah tersebut. Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa dan jajaran guru, Sundari memberikan penekanan khusus mengenai pendidikan karakter, terutama terkait sopan santun kepada guru. Menurutnya, kecerdasan akademik semata tidaklah cukup jika tidak dibarengi dengan etika yang baik. Ia meyakini bahwa keberkahan ilmu dan kesuksesan hidup sangat be...

Cahaya Adab di Bawah Langit SDN Padangdangan 1 Pasongsongan

Gambar
Pagi itu, langit di atas SDN Padangdangan 1 membentang goresan mendung, seolah alam semesta turut berkonspirasi memberi ruang bagi khidmatnya sebuah prosesi. Senin (19/1/2026). Di bawah naungan cuaca teduh, derap langkah para siswa menyatu dengan hening yang sakral, menciptakan harmoni indah saat sang merah putih perlahan mendaki angkasa. Keheningan itu jadi saksi bisu bagi kelancaran sebuah upacara yang tidak hanya sekadar ritual, melainkan sebuah simfoni kedisiplinan yang menyatu dengan restu alam nan cerah. Di halaman sekolah, berdirilah Sundari, S.Pd., seorang ibu dari dua buah hati yang kini menapaki babak baru dalam pengabdiannya. Sebagai guru PPPK Paruh Waktu yang baru saja menabuh jejak di sekolah ini, momen tersebut jadi kali pertama baginya berdiri tegak sebagai pembina upacara. Meski merupakan pengalaman perdana, aura ketenangan terpancar dari sosoknya, membawa semangat baru di lingkungan SDN Padangdangan 1, layaknya embun pagi yang membasahi rimbunnya dedaunan i...

Dedikasi 21 Tahun Berbuah Manis, Sundari Resmi Bertugas di SDN Padangdangan 1

Gambar
SUMENEP – Raut wajah bahagia terpancar dari Sundari, S.Pd., sosok pendidik yang kini memulai babak baru dalam perjalanan kariernya. Senin (19/1/2026). Setelah lebih dari dua dekade mengabdi, wanita yang dikenal gigih ini resmi berpindah tugas ke unit kerja baru di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan. Perpindahan ini jadi momen membanggakan bagi Sundari. Pasalnya, sebelum menempati posisi barunya, ibu dari dua anak ini telah menghabiskan waktu selama 21 tahun mengabdi sebagai guru kelas di SDN Padangdangan 2. Masa pengabdian yang panjang tersebut jadi bukti nyata kesetiaan dan dedikasinya dalam mencerdaskan anak bangsa. Linieritas Ijazah Berbeda dengan tugas sebelumnya sebagai guru kelas, di SDN Padangdangan 1 Sundari kini memegang amanah sebagai Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Penempatan ini didasarkan pada latar belakang pendidikannya sebagai Sarjana Pendidikan Agama Islam (S-1). Langkah ini diambil untuk memastikan linieritas kompetensi pengajaran, sehingga...

Perdana Jadi Pembina Upacara, Guru Baru SDN Padangdangan 1 Tekankan Bakti pada Guru

Gambar
SUMENEP– Upacara bendera di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, berlangsung khidmat dan lancar. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian prosesi tanpa hambatan hujan. Senin (19/1/2026). Ada yang berbeda pada upacara kali ini. Sosok yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Sundari, S.Pd., seorang guru PPPK Paruh Waktu yang baru saja bergabung di lingkungan SDN Padangdangan 1. Momen ini jadi pengalaman perdana bagi ibu dua anak tersebut berdiri sebagai pembina untuk memberikan amanat di hadapan seluruh siswa dan rekan sejawat. Dalam amanatnya, Sundari memberikan penekanan khusus mengenai etika. Ia menegaskan,  bahwa kecerdasan akademik harus dibarengi dengan akhlak mulia. "Kunci sukses seseorang, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat, adalah dengan senantiasa menjaga rasa hormat dan sikap sopan santun terhadap guru," ujar Sundari di hadapan peserta upacara. Kehadiran Sundari sebagai tenaga pendidik baru diharapkan bisa memberi...

Umar Dhany Kawesa: Kejujuran Hati dan Lengkingan Suara dari Kota Keris

Gambar
Kota Sumenep tidak hanya dikenal sebagai "Kota Keris" yang kaya akan tradisi, tapi juga sebagai rahim bagi talenta-talenta seni yang luar biasa. Salah satu nama yang tetap berpijar dalam ingatan dan industri musik pop-rock adalah Umar Dhany Kawesa. Bagi mereka yang pernah bersinggungan langsung dengannya, Umar bukan sekadar penyanyi; ia adalah simbol integritas di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan. Jejak Nostalgia Jakarta Mengenang Umar membawa ingatan saya kembali ke Jakarta pada tahun 2000. Kala itu, atmosfer musik Indonesia sedang berada di puncak kreativitasnya. Di antara deretan musisi yang mencoba peruntungan di ibu kota, Umar muncul dengan karakter khas. Banyak kenangan yang tercipta di sudut-sudut Jakarta bersamanya. Ada satu hal yang tidak pernah berubah dari sosok Umar: kejujurannya dalam bersikap. Di industri yang terkadang penuh dengan kepura-puraan, Umar adalah sosok santun. Ia memperlakukan sesama rekan artis dengan rasa hormat dan ketulusan murni...

CERPEN: Meratapi Sumpah yang Jadi Debu

Gambar
Tiap kali mentari terbenam dan kegelapan mulai menyelimuti kamar, bayang-bayang Tona datang tanpa diundang, membawa luka enggan mengering. Di keheningan malam, namanya bergema seperti bisikan menyayat hati, mengingatkanku bahwa kini ia bukan lagi pelabuhanku pulang. Tidur jadi hal yang mustahil ketika kenyataan bahwa ia telah jadi milik orang lain, meninggalkan lubang hampa menyesakkan di tengah kesunyian. Aku masih ingat betul, getaran suaranya saat kami mengucap janji suci untuk saling menjaga hingga raga tak lagi bernyawa. Namun, semua kata manis itu kini hanya jadi puing-puing pengkhianatan yang berserakan di dasar jiwaku. Ia melangkah pergi, merobek lembaran setia yang kami bangun dengan tetesan air mata dan harapan. Lalu memilih untuk memberikan hatinya kepada orang lain seolah semua sumpah yang pernah terucap hanyalah angin lalu. Kini, rasa kecewa menyeruak hebat di dada. Setiap kali aku membayangkan ia sedang tersenyum dalam pelukan yang berbeda. Melihatnya ba...

Pasongsongan: Menjaga Tahta sebagai Lumbung Ikan Terbesar di Tanah Madura

Gambar
Perahu Desa Pasongsongan. [k4y] Jika kita berbicara tentang denyut nadi perikanan di Pulau Garam, maka mata kita tak boleh lepas dari sebuah pelabuhan di ujung utara Sumenep: Pasongsongan. Sejak zaman nenek moyang hingga era modern saat ini, Pasongsongan secara konsisten mencatatkan diri sebagai daerah dengan hasil tangkapan ikan terbesar di wilayah Madura. Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan geografis, melainkan buah dari ketekunan para nelayan yang mampu memadukan kearifan lokal turun-temurun dengan adaptasi zaman. Kesegaran yang Terjaga hingga Meja Makan Salah satu kunci mengapa ikan dari Pasongsongan sangat diminati di pasar Jawa Timur adalah sistem rantai dingin yang diterapkan secara disiplin. Begitu perahu merapat di pelabuhan, transaksi jual-beli langsung terjadi secara cepat dan dinamis. Yang paling krusial adalah perlakuan pasca-tangkap: ikan-ikan tersebut diperlakukan dengan hati-hati agar dagingnya tetap utuh. Setelah turun dimasukkan dalam drum beris...

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura ASAS Genap SD Kelas 2

Gambar
Berikut Redaksi apoymadura.com akan menyajikan soal-soal dan kunci jawaban Bahasa Madura Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap untuk tingkat SD kelas 6. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat! 46.   Jajal toles 4 (empa’) macem tatengngerra okara bak-tebbagan! 47.   Bak-tebbagan ebaba reya ekagabay dhari okara paparegan.        Jajal terros agi okara essena mon samperenna cara barinna’ :             a.   Solorra ka taman, konco’na ka accem.             b.   Bangpa’ konem tadul to’cer. 48.   Jajal toles tello’ bagian pidhato kalaban rontot! 49.   Baca teks pidhato e baba reya!             Mator sakalangkong dha’ sadaja Bapa’ / Ibu Guru tor red-mored se ampon soddi narema badan kaula dhalem kabadha’an se sanget nyennengngagi. Bapa’-bapa’, Ibu-ibu ...

Catatan: Patmo, S.Pd dan Jejak Mendongeng Babad Sumenep

Gambar
SUMENEP  — Lomba mendongeng yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, berlangsung di Gedung Ki Hajar Dewantara, Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, pada Rabu (12/11/2025). Ini bukan sekadar ajang lomba. Lebih dari itu, mendongeng jadi media edukatif yang efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah daerah sejak usia dini.  Di balik kegiatan tersebut, tersimpan kenangan yang mengharukan.  Almarhum Patmo, S.Pd, perwakilan guru TK dari Kecamatan Pasongsongan, turut ambil bagian dan sukses meraih juara Harapan 3.  Prestasi itu kini jadi jejak pengabdian bermakna, mengingat beliau telah berpulang pada 11 Desember 2025.  Semangat dan dedikasi almarhum dalam dunia pendidikan layak dikenang dan diteladani. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga tentang merawat identitas dan memuliakan budaya. [k4y]

Lengkap! Soal & Jawaban Bahasa Madura Asesmen Akhir Semester Genap Kelas 3 SD

Gambar
Berikut Redaksi apoymadura.com akan menyajikan soal-soal dan kunci jawaban Bahasa Madura Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap untuk tingkat SD kelas 3. Selamat belajar!  Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat ! 1.  Eteggu’ badha eabas tadha’. Jawabba bak-tebbagan jareya iya areya ...... 2.  Mon egagap badha, tape bila etole’e tadha’  Jawabba bak-tebbagan jareya iya areya ..... 3.  Korbina neng-enneng, budhu’na co-loncowan. Jawabba bak-tebbagan jareya iya areya ...... 4.  Ka bara’ taman, ka temor taman. Jawabba bak-tebbagan jareya iya areya ...... 5.  Baca teks pidhato e baba reya!             ……..             Na’-kana’ kabbi, Sakabbinna oreng tanto ta’ terro sake’a, sabab mon sake’ nyangsara ka aba’na akantha: cethak sake’, tabu’ sake’, soko sake’, tanang sake’, ban salaenna. Mon sake’ reya nangko ka mored, tantona pas ta’ bis...

Kumpulan Soal Lengkap Beserta Kunci Jawaban ASAS Genap Kelas 6 SD Bahasa Madura

Gambar
Berikut Redaksi apoymadura.com akan menyajikan soal dan kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Madura. Ayo, belajar bersama agar bahasa ini tetap terjaga! A.  Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d sesuai jawaban yang paling tepat!   1.    Settong otaba pan-barempan okara se ekoca’agi ka oreng laen se malowagi jawaban esebbut …               A.  okara kakanthen                                                       B.  bak-tebbagan               C.  parebasan               ...