Postingan

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

Gambar
​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak tersentuh kebijakan pemerintah.  Kita patut bersyukur atas janji kesejahteraan kendati selalu "jauh panggang dari api". Ketidakpedulian penguasa justru jadi bumbu penyedap paling otentik di meja makan rakyat jelata. ​Dan kekecewaan menggunung mendadak luruh bersama segelas es teh manis.  Siapa butuh anggaran pendidikan dan kesehatan yang mumpuni jika kita sudah punya label "sejahtera" di atas kertas?  Kita diajak merayakan pemangkasan hak-hak dasar demi satu piring harapan.  Bukankah sangat puitis melihat masa depan anak bangsa dikorbankan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang penuh kemegahan? ​Mari kita kunyah makanan ini dengan khidmat tanpa perlu banyak tanya.  Nikmatilah kemewahan sesaat ini selagi angka kemiskinan hanya jadi hiasan infografis di kantor kementerian.  Pemerintah sedang bekerja keras mencerdaskan b...

Rayakan Hari Jadi Sumenep ke-757, SDN Padangdangan 2 Gelar Upacara Unik

Gambar
SUMENEP — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-757, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 2 yang berlokasi di Kecamatan Pasongsongan menggelar kegiatan upacara bendera yang berlangsung khidmat. Sabtu (31/10/2026).  Ada pemandangan istimewa dalam pelaksanaan upacara kali ini, dimana seluruh petugas upacara diambil alih secara langsung oleh dewan guru dan tenaga kependidikan (tendik) sekolah setempat. Bertindak sebagai pembina upacara, Madun, S.Pd.SD., menyampaikan pesan-pesan mendalam yang relevan dengan momen peringatan hari jadi kota berjuluk "Bumi Sumekar" tersebut.  Dalam amanatnya, Kepala SDN Padangdangan 2 ini, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi warisan nenek moyang Sumenep.  Madun mengingatkan bahwa masyarakat Sumenep sejak dahulu memiliki identitas luhur yang sangat identik dengan keramahan dan tata krama sopan-santunnya yang tinggi. "Sebagai bagian dari masyarakat Sumenep, kita punya tanggung jawab moral...

Semarak Hari Jadi Sumenep ke-757, SDN Soddara 1 Pasongsongan Gelar Upacara Berbahasa dan Berbusana Adat Madura

Gambar
SUMENEP — Suasana khidmat sekaligus semarak tampak menyelimuti halaman SDN Soddara 1, Kecamatan Pasongsongan.  Seluruh warga sekolah menggelar upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-757 dengan nuansa budaya lokal yang kental. Sabtu (31/10/2026). Pelaksanaan upacara kali ini terasa sangat istimewa dan berbeda dari hari-hari biasa.  Para guru dan peserta didik tampil kompak mengenakan busana adat khas Madura.  Tidak hanya itu, seluruh rangkaian acara upacara juga disampaikan dan dilangsungkan sepenuhnya menggunakan bahasa Madura, sebagai wujud nyata kecintaan terhadap identitas dan warisan budaya lokal. Kepala SDN Soddara 1, Sarkawi, S.Pd, yang bertindak sebagai pembina upacara, menyampaikan ucapan selamat dan pesan mendalam kepada seluruh peserta upacara. "Selamat Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-757. Semangat Songennep Jaja Rajja, mari kita terus perkuat persatuan, gotong royong, dan sinergi untuk mewujudkan Sumenep yang semakin maju, bermartabat, dan ...

Tingkatkan Kebugaran dan Semangat Belajar, SDN Padangdangan 2 Rutin Gelar Senam Pagi Bersama

Gambar
PASONGSONGAN – Seluruh peserta didik bersama dewan guru SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, tampak antusias mengikuti kegiatan senam pagi bersama di halaman sekolah. Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang penuh energi ini menjadi pembuka aktivitas pembelajaran untuk menjaga kesehatan fisik dan mental warga sekolah. Guru Kelas IV SDN Padangdangan 2, Mohammad Zali, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan senam pagi sebelum memasuki ruang kelas memberikan banyak dampak positif bagi para siswa, baik secara fisik maupun akademis. "Senam pagi sebelum masuk kelas sangat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran fisik, mempertajam konsentrasi belajar, serta memperbaiki suasana hati siswa. Dengan tubuh yang segar dan perasaan yang senang, anak-anak jadi lebih siap dan fokus menerima materi pelajaran," ujar Mohammad Zali. Sementara itu, Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD., menerangkan bahwa kegiatan positif ini telah dijadikan sebagai rutinitas pembiasaan di seko...

Upacara Bendera Senin di SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Berlangsung Khidmat di Bawah Sejuknya Cuaca Mendung

Gambar
SUMENEP — Kegiatan upacara bendera rutin yang dilaksanakan setiap Senin di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, berlangsung dengan khidmat. Senin (26/10/2026).  Suasana upacara terasa kian sejuk dan nyaman berkat dukungan cuaca yang mendung sejak pagi hari. Bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan tersebut adalah guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Siti Endang Junnur Aida, S.Pd.I.  Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta upacara mengenai kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Siti Endang Junnur Aida menekankan agar para siswa senantiasa membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya demi terciptanya lingkungan sekolah yang asri dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. "Bahwa tindakan membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal yang sangat mendasar dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kebiasaan baik tersebut juga menjadi bagian penting dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) d...

Konsisten Jaga Kebersihan, SDN Padangdangan 2 Rutin Gelar Program Sabtu Pungut Sampah (Sapusa)

Gambar
SUMENEP — Program Sabtu Pungut Sampah (Sapusa) di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus berjalan konsisten sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.  Program ini jadi salah satu sarana edukasi lingkungan yang diintegrasikan langsung dalam kegiatan rutin para siswa. Sabtu (24/10/2026).  Tenaga kependidikan SDN Padangdangan 2, Suriyanto, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa pembiasaan membuang sampah pada tempatnya sejak dini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.  Menurutnya, menjaga kebersihan tidak hanya sebatas mematuhi aturan sosial masyarakat. "Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan merupakan anjuran sekaligus kewajiban agama, terutama dalam ajaran Islam. Jadi, ini bukan sekadar aturan sosial biasa, melainkan nilai spiritual yang harus kita tanamkan," ujar Suriyanto. Senada dengan hal tersebut, tenaga pendidik SDN Padangdangan 2, Siti Endang Junnur Aida, S.Pd.I, menambahkan bahwa ...

Tumbuhkan Kepedulian Lingkungan, SDN Padangdangan 2 Pasongsongan Konsisten Jalankan Program "Sapusa"

Gambar
SUMENEP — SD Negeri Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter para siswa yang peduli dan cinta lingkungan.  Hal ini dibuktikan dengan konsistensi pelaksanaan program Sabtu Pungut Sampah (Sapusa) yang berjalan secara rutin sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Sabtu (24/10/2026).  Program Sapusa jadi bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah untuk mengedukasi para siswa sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Menurut Guru SDN Padangdangan 2, Siti Endang Junnur Aida, S.Pd.I, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian para siswa terhadap lingkungan sekitar.  Ia menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar aturan sosial biasa, melainkan bagian dari ajaran nilai keagamaan. "Membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan merupakan anjuran serta kewajiban agama, khususnya dalam Islam dan ajaran agama-agama lainnya, bukan se...

Dekatkan Diri pada Sang Khalik, SDN Padangdangan 2 Sumenep Rutin Gelar Program Ismat Pagi

Gambar
SUMENEP — SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, secara konsisten menjalankan program pembiasaan keagamaan bertajuk Ismat (Istighotsah Jumat) setiap Jumat pagi (24/10/2026).  Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik beserta dewan guru sebagai wadah pembentukan karakter spiritual di lingkungan sekolah. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Padangdangan 2, Siti Endang Junnur Aida, S.Pd.I, menyampaikan bahwa program Ismat pagi merupakan upaya nyata pihak sekolah dan para guru untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik lewat lantunan doa serta dzikir bersama.  "Sejatinya manusia sangat membutuhkan pertolongan Allah SWT, terutama ketika sedang menghadapi berbagai kesulitan, kesempitan, musibah, maupun bencana," tutur pendidik berwajah keibuan tersebut. Aida menjelaskan, pelaksanaan Ismat pagi ini dipimpin langsung Suriyanto, S.Pd.SD  Penunjukan tersebut didasari atas kapasitas dan keahlian dia yang dinilai sangat mumpuni dalam membimbing spiritua...