Surat Terbuka untuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Nasib Penjaga Sekolah Honorer di Sumenep

Rekrutmen guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk Sekolah Dasar Negeri hampir tiap tahun ada. Tapi di balik gemuruh aktivitas pendidikan di Kota Keris Sumenep, terdapat sekelompok pekerja yang luput dari perhatian, yakni penjaga sekolah honorer. Mereka menjalankan tugas kompleks - mulai dari menjaga keamanan, membersihkan lingkungan sekolah, hingga membantu administrasi - tapi hidup dengan upah kecil dan status kerja tidak pasti. Ironisnya, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada rekrutmen penjaga sekolah, baik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Seberapa pentingkah peran mereka sehingga diabaikan begitu saja? Upah Kecil dan Kehidupan Terkatung-Katung Berdasarkan laporan dari seorang penjaga sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Pasongsongan, penjaga sekolah honorer itu menerima upah Rp 250.000 per bulan. Jumlah ini jelas jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi bagi mereka y...