Postingan

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

Gambar
​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak tersentuh kebijakan pemerintah.  Kita patut bersyukur atas janji kesejahteraan kendati selalu "jauh panggang dari api". Ketidakpedulian penguasa justru jadi bumbu penyedap paling otentik di meja makan rakyat jelata. ​Dan kekecewaan menggunung mendadak luruh bersama segelas es teh manis.  Siapa butuh anggaran pendidikan dan kesehatan yang mumpuni jika kita sudah punya label "sejahtera" di atas kertas?  Kita diajak merayakan pemangkasan hak-hak dasar demi satu piring harapan.  Bukankah sangat puitis melihat masa depan anak bangsa dikorbankan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang penuh kemegahan? ​Mari kita kunyah makanan ini dengan khidmat tanpa perlu banyak tanya.  Nikmatilah kemewahan sesaat ini selagi angka kemiskinan hanya jadi hiasan infografis di kantor kementerian.  Pemerintah sedang bekerja keras mencerdaskan b...

Lepas Pisah Edukatif, SDN Padangdangan 2 Ajak Siswa Kelas VI Darmawisata ke Museum Keraton Sumenep

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana penuh kegembiraan sekaligus keharuan menyelimuti jajaran guru, kepala sekolah, dan siswa-siswi kelas VI SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (23/5/2026).  Guna menandai berakhirnya masa belajar di bangku sekolah dasar, mereka menggelar kegiatan darmawisata edukatif ke sejumlah destinasi wisata bersejarah di wilayah Kabupaten Sumenep. Salah satu destinasi utama yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan ini adalah Museum Keraton Sumenep.  Di tempat ini, para siswa diajak untuk melihat langsung peninggalan sejarah masa lalu, mengenal warisan budaya lokal, serta memperluas wawasan sejarah mereka sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan darmawisata ini didampingi langsung Kepala Sekolah beserta para guru SDN Padangdangan 2.  Kehadiran para pendidik ini tidak hanya untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara, tapi juga memberikan bimbingan edukasi di setiap lokasi wisata yang dikunjungi. Salah...

Pererat Kebersamaan, Siswa Kelas VI SDN Padangdangan 2 Gelar Darmawisata dan Doa Bersama di Asta Tinggi

Gambar
PASONGSONGAN – Guna menyegarkan pikiran sekaligus menambah wawasan sejarah dan religi setelah menempuh rangkaian ujian, keluarga besar SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan darmawisata bagi siswa-siswi kelas VI.  Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kegembiraan, diikuti para siswa dengan didampingi langsung oleh kepala sekolah serta para guru. Sabtu (23/5/2026). Darmawisata ini bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah dan peserta didik sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Salah satu destinasi utama dalam rangkaian darmawisata kali ini adalah Wisata Religi Asta Tinggi, kompleks pemakaman raja-raja Sumenep yang sarat akan nilai sejarah dan spiritual.  Kehadiran rombongan dari SDN Padangdangan 2 di situs bersejarah ini tidak hanya untuk berekreasi, melainkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter mulia dan menghormati jasa para leluhur Mad...

Membaca Sejarah, Menanam Karakter: Catatan Reflektif Darmawisata Siswa Kelas VI SDN Padangdangan 2

Gambar
Tidak ada yang salah, darmawisata sekolah seringkali diidentikkan dengan sekadar rekreasi melepas penat setelah ujian.  Tapi, bagi kami di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, perjalanan bersama siswa-siswi kelas VI kali ini memuat esensi yang jauh lebih mendalam.  Di bawah bimbingan langsung Kepala Sekolah beserta jajaran dewan guru, kami membawa anak-anak melangkah keluar dari dinding kelas untuk membaca langsung buku peradaban yang terhampar di bumi Sumenep. Sebagai pendidik, kami menyadari bahwa tumpukan teori di dalam kelas kerapkali terasa abstrak bagi siswa.  Oleh karena itu, mendampingi mereka menjelajahi kekayaan daerah sendiri adalah cara terbaik untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap tanah kelahiran. Dari sekian banyak destinasi yang dikunjungi, momen di Asta Tinggi—kompleks pemakaman Raja-raja Sumenep—menjadi puncak perjalanan yang paling menggetarkan hati. Sabtu (23/5/2025).  Tempat ini bukan sekadar situs purbakala atau tu...

Menenun Kenangan: Catatan Darmawisata Siswa Kelas VI SDN Padangdangan 2 Pasongsongan

Gambar
Momen kelulusan sekolah dasar selalu menyisakan ruang rindu yang personal, baik bagi siswa maupun kami para pendidik.  Setelah berbulan-bulan bergelut dengan buku, latihan soal, dan persiapan ujian, tibalah saatnya memberikan hadiah kecil bagi siswa-siswi kelas VI SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (23/5/2026).  Sebuah perjalanan darmawisata menyusuri kekayaan sejarah dan keindahan daerah sendiri, Kota Keris Sumenep. Perjalanan ini bukan sekadar plesiran untuk melepas penat.  Bagi saya, para guru, dan Kepala Sekolah SDN Padangdangan 2, agenda ini adalah ruang kelas yang berpindah.  Sebuah momentum untuk merekatkan kebersamaan yang mungkin beberapa pekan lagi akan berganti jadi untaian perpisahan demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dari sekian destinasi yang kami kunjungi di Sumenep, ada satu titik spiritual yang memberikan kesan paling mendalam: Asta Tinggi.  Kompleks makam raja-raja Sumenep yang sarat akan...

Dua Siswa SMPN 1 Pasongsongan Ukir Prestasi Membanggakan di Ajang Pantomim

Gambar
PASONGSONGAN – Bakat-bakat muda di bidang seni pertunjukan terus bermunculan dari wilayah utara Sumenep.  Kali ini, prestasi membanggakan datang dari SMPN 1 Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Sabtu (23/5/2026).  Dua siswa terbaiknya, Sandika Amirul Zaman (kelas 8A) dan Muh. Zhakir Majedi (kelas 7A), sukses menunjukkan bakat luar biasa mereka dalam seni gerak tanpa kata alias pantomim. Keberhasilan kedua siswa ini tidak lepas dari tangan dingin sang pelatih, Ali Romdhon Muayyat Billah, atau yang akrab disapa Abil.  Menariknya, Coach Abil sendiri bukan orang baru dalam dunia seni ini.  Ia merupakan mantan juara pantomim saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Pengalaman serta totalitasnya dalam membina generasi muda kini berhasil diteruskan kepada Sandika dan Zhakir. Kombinasi antara bakat alami siswa, ketekunan berlatih, dan arahan dari pelatih yang berpengalaman terbukti mampu melahirkan harmonisasi gerakan yang memukau tim juri dan penon...

Edukatif dan Berkesan, Murid Kelas 6 SDN Padangdangan 2 Gelar Darmawisata Sejarah hingga Religi

Gambar
PASONGSONGAN – Alih-alih merayakan kelulusan dengan acara lepas-pisah formal di dalam ruangan, SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, memilih cara yang lebih edukatif dan berkesan bagi para murid kelas VI. Sabtu (23/5/2026).  Mereka menggelar kegiatan darmawisata dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata sejarah, religi, dan alam ikonik di Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI dengan didampingi langsung para guru ini menyasar tiga lokasi utama, yaitu Kompleks Pemakaman Raja-Raja Asta Tinggi, Museum Keraton Sumenep, dan destinasi wisata pemandian Bukit Tawaf di Kecamatan Saronggi. Kepala SDN Padangdangan 2, Madun, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa agenda kunjungan wisata ini sengaja dirancang sebagai pengganti momentum lepas-pisah tradisional.  Selain memberikan ruang rekreasi setelah menempuh ujian, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kebudayaan lokal para siswa. "Kami ingin memberikan kenangan yang tidak hanya m...

Sinergi Spiritual di Hari Jumat: SDN Padangdangan 2 Sumenep Gagas Program 'Rokat Pakarangan'

Gambar
PASONGSONGAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 2 yang terletak di Dusun Dunggadung, Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, meluncurkan sebuah program pembelajaran keagamaan baru yang inovatif sekaligus kental dengan nilai tradisi lokal. Jumat (22/5/2026).  Program yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini diberi nama Rokat Pakarangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter spiritual seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para murid, melalui jalur doa dan pembacaan Surah Yasin bersama. Menurut Suriyanto, penjaga sekolah di SDN Padangdangan 2, program Rokat Pakarangan ini memiliki esensi mendalam sebagai bentuk berserah diri kepada Sang Pencipta. "Rokat Pakarangan ini dimaksudkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar orang-orang yang berada di atas bumi—khususnya di lingkungan sekolah ini—selalu mendapat keberkahan," ujar pria berkulit sawo matang tersebut saat ditemui di lokasi. Lebih jauh, Suriyanto menjelaskan bahwa...