Postingan

# Featured

Buka Puasa Hari ini dalam Ironi

Gambar
​Menu buka puasa sore ini sungguh luar biasa lezat. Sambal terasi terasa lebih nendang seiring dengan melambungnya harga cabai yang tak tersentuh kebijakan pemerintah.  Kita patut bersyukur atas janji kesejahteraan kendati selalu "jauh panggang dari api". Ketidakpedulian penguasa justru jadi bumbu penyedap paling otentik di meja makan rakyat jelata. ​Dan kekecewaan menggunung mendadak luruh bersama segelas es teh manis.  Siapa butuh anggaran pendidikan dan kesehatan yang mumpuni jika kita sudah punya label "sejahtera" di atas kertas?  Kita diajak merayakan pemangkasan hak-hak dasar demi satu piring harapan.  Bukankah sangat puitis melihat masa depan anak bangsa dikorbankan demi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang penuh kemegahan? ​Mari kita kunyah makanan ini dengan khidmat tanpa perlu banyak tanya.  Nikmatilah kemewahan sesaat ini selagi angka kemiskinan hanya jadi hiasan infografis di kantor kementerian.  Pemerintah sedang bekerja keras mencerdaskan b...

Rahasia SDN Padangdangan 1 Kebanjiran Murid Baru, Patut Dicontoh!

Gambar
PASONGSONGAN – Implementasi pendidikan karakter yang konsisten di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, terbukti membawa paradigma positif bagi masyarakat. Rabu (1/7/2026)  Keberhasilan sekolah dalam membentuk kepribadian siswa ini membuat para orang tua murid kian percaya untuk menitipkan anak-anak mereka di lembaga pendidikan tersebut. Dampak positif ini terlihat nyata pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Hingga saat ini, jumlah siswa baru yang berhasil terjaring melonjak tajam hingga menembus angka 40 murid. Angka yang terbilang fantastis dan menjadi bukti tingginya antusiasme serta kepercayaan masyarakat sekitar. Sundari, S.Pd., salah satu guru di SDN Padangdangan 1, mengungkapkan bahwa kunci dari keberhasilan ini terletak pada dua program unggulan yang diterapkan di sekolah.  Program tersebut adalah pelaksanaan salat zuhur berjamaah bagi siswa kelas tinggi (kelas IV, V, dan VI), serta pembiasaan membersihkan ruang kelas secara bers...

Sukses Terapkan Pendidikan Karakter, SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Banjir Siswa Baru

Gambar
PASONGSONGAN – Keberhasilan SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep dalam menerapkan pendidikan karakter berbuah manis.  Program-program pembiasaan positif yang dijalankan pihak sekolah sukses membangun paradigma positif di kalangan orang tua murid, hingga membuat mereka mantap menyekolahkan anak-anaknya di lembaga pendidikan tersebut. Selasa (30/6/2026).  Dampak positif ini terlihat nyata pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.  Hingga saat ini, jumlah siswa baru yang berhasil terjaring melonjak drastis dan menembus angka 40 murid.  Capaian yang terbilang luar biasa untuk tingkat sekolah dasar di daerah pedesaan.  Menurut salah satu guru SDN Padangdangan 1, Sundari, S.Pd., daya tarik sekolahnya tidak lepas dari konsistensi dalam membentuk akhlak dan kepribadian siswa.  Ia mengungkapkan bahwa ada dua program unggulan yang menjadi pilar utama pendidikan karakter di sekolah tersebut. "Pertama, kami menerapkan program sholat...

Penuh Semangat, Siswa SDN Padangdangan 1 Gelar Gladi Bersih Malam Lepas Pisah

Gambar
PASONGSONGAN – Suasana penuh semangat menyelimuti SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.  Seluruh peserta didik tampak antusias mengikuti jalannya gladi bersih menjelang acara Malam Lepas Pisah yang dijadwalkan akan digelar pada tanggal 1 Juli. Kegiatan simulasi ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian acara puncak dapat berjalan dengan matang tanpa kendala berarti. Habibullah, S.Pd, salah satu guru di SDN Padangdangan 1, menerangkan bahwa gladi bersih ini memegang peranan penting sebagai tolok ukur kesiapan panitia dan siswa. "Gladi bersih ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan sukses. Mulai dari tata urutan prosesi, kesiapan para pengisi acara, hingga formasi barisan siswa," ujar Habibullah. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan simulasi akhir yang sengaja dirancang untuk mematangkan mental anak-anak di atas panggung.  Selain untuk meminimalisir kesalahan teknis pada hari H, agenda ini juga jadi...

Sundari: Guru Wajib Tahu, Pendidikan Karakter Adaptif Anak SD

Gambar
PASONGSONGAN – Tantangan mendidik anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) di era digital saat ini dinilai kian kompleks.  Menanggapi hal itu, Sundari, S.Pd., seorang pendidik di SDN Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, mengungkapkan bahwa pendidikan karakter di sekolah kini tidak boleh lagi sekadar hafalan teori, melainkan harus menonjolkan aspek yang konkret dan adaptif. Menurut Sundari, selain nilai religiusitas yang jadi pondasi utama melalui pembiasaan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), pihak sekolah juga menerapkan program keagamaan yang nyata untuk menyaring dampak negatif perkembangan zaman.  Salah satunya adalah kewajiban melaksanakan ibadah bersama secara rutin. "Sebagai bentuk penguatan karakter religius, di SDN Padangdangan 1 kami menerapkan program sholat dhuhur berjamaah sebelum pulang sekolah yang wajib diikuti oleh seluruh murid kelas 4, 5, dan 6. Selain itu, setiap akhir pekan kami juga menggelar program 'Jumat Berkah'. Melalui ...

Pertumbuhan Penduduk Stagnan, Kuota Siswa Baru SDN Panaongan 3 Pasongsongan Belum Tembus 20 Anak

Gambar
PASONGSONGAN – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, saat ini tercatat belum menyentuh angka 20 peserta didik baru.  Kendati demikian, kondisi ini murni dipicu oleh faktor demografi wilayah setempat, bukan karena menurunnya kepercayaan masyarakat. Senin (29/6/2026).  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk usia anak SD di sekitar lingkungan sekolahnya saat ini memang sedang stagnan.  Faktor utamanya adalah dinamika sosial warga sekitar yang banyak melakukan mobilitas ke luar daerah. "Sebagian dari warga di sini ada yang merantau dan akhirnya menyekolahkan anak mereka di tempat rantuan. Ada pula sebagian dari mereka yang menikah dengan orang luar daerah, lalu pindah dan menetap mengikuti keluarganya," ujar Agus saat dikonfirmasi. Agus Sugianto juga menepis dengan tegas anggapan bahwa lembaga yang dipimpinnya mulai kurang dipercaya ...

Dampak Migrasi Penduduk, Kuota Siswa Baru SDN Panaongan 3 Belum Tembus 20 Orang

Gambar
PASONGSONGAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 di SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, masih menghadapi tantangan pemenuhan kuota kelas.  Hingga saat ini, jumlah pendaftar di sekolah tersebut sementara waktu memang belum menyentuh angka 20 peserta didik baru. Ahad (28/6/2026).  Kepala SDN Panaongan 3, Agus Sugianto, S.Pd., mengungkapkan bahwa kondisi ini amat dipengaruhi oleh dinamika demografi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah yang cenderung stagnan. Menurut pria yang dijuluki "Bapak Pendidikan Pasongsongan" ini, ada dua faktor utama yang menyebabkan minimnya pertumbuhan jumlah anak usia sekolah di wilayah tersebut: - Faktor Merantau: Sebagian besar warga usia produktif memilih untuk merantau ke luar daerah untuk mencari nafkah. Hal ini menyebabkan anak-anak mereka ikut pindah dan menempuh pendidikan di tempat perantauan orang tuanya. - Pernikahan Antardaerah: Banyak war...

SDN Padangdangan 1 Pasongsongan Sukses Jaring 40 Siswa Baru pada SPMB

Gambar
PASONGSONGAN -- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padangdangan 1, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, sukses mencatatkan lonjakan signifikan dengan menjaring 40 siswa baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.  Capaian ini jadi bukti kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pengelolaan sekolah di tingkat desa. Ahad (28/6/2026).  Sundari, S.Pd., guru di sekolah tersebut mengungkapkan bahwa perolehan ini merupakan hasil dari keterbukaan, komunikasi yang baik, serta program pembelajaran yang berfokus pada kenyamanan anak dan pembentukan karakter. 5 Kiat Sukses ala SDN Padangdangan 1: - Optimalisasi Media Sosial: Aktif mendokumentasikan aktivitas belajar yang menyenangkan sebagai "etalase digital" sekolah agar orang tua mendapatkan gambaran lingkungan yang aman dan suportif. - Fokus Karakter & Akhlak: Mengutamakan pembiasaan ibadah harian, sopan santun, dan kemandirian yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh orang tua di rumah. - Guru sebagai Brand ...