Pasar Malam Pasongsongan 2024 Terbaru Sepi Pembeli

Pasar malam kecamatan Pasongsongan kabupaten sumenep
Pasar malam Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya]

Bersama teman, saya menuju pasar malam Pasongsongan yang ditempatkan di Lapangan Sawunggaling. 

Biasanya pasar malam jadi hiburan rakyat paling dinanti di Kabupaten Sumenep, Madura.

Tapi kali ini mengalami penurunan jumlah pengunjung cukup signifikan. 

Pasar malam Pasongsongan kali ini berlangsung awal Desember 2024, terlihat sepi dibanding tahun sebelumnya. 

Salah satu faktor utama penurunan minat masyarakat adalah kondisi ekonomi. 

Masyarakat Desa Pasongsongan umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. 

Sedangkan hasil tangkap ikan mereka sangat sedikit, hanya cukup buat makan. 

Masyarakat lebih memilih menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari daripada mengunjungi pasar malam.

Ditambah, stand yang tersedia masih menawarkan produk dan wahana permainan yang sama seperti tahun sebelumnya. 

Hal ini membuat masyarakat kehilangan antusiasme untuk datang.

Apalagi generasi muda saat ini lebih banyak menghabiskan waktu dengan hiburan digital.

Seperti bermain game online atau menonton konten di media sosial. 

Hal ini menyebabkan pasar malam, yang dulunya jadi tempat bersenang-senang, mulai kehilangan daya tarik di kalangan mereka.

Menurut teman saya, sejatinya pasar malam Pasongsongan bisa menghadirkan wahana permainan baru. 

Atau atraksi budaya lokal, hal ini bisa jadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.

Harapan ke Depan

Meski saat ini pasar malam Pasongsongan mengalami penurunan pengunjung, ada harapan acara ini bisa kembali jadi daya tarik utama. 

Dengan inovasi dan strategi pemasaran yang baik pasar malam ini bisa jadi lebih hidup dan tetap relevan di tengah perubahan zaman. [Surya]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Terbuka untuk Haji Her (H Khairul Umam): Ajakan untuk Membangun Kesejahteraan Bersama

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Harmoni Indah Lusyana Jelita & Umar Dhany Kawesa dalam "Untung Masih Ada Ramadhan"

Madu Herbal Banyu Urip: Terapi Alami untuk Kesehatan Reproduksi dan Pemulihan Tubuh

Membangun Mindset Masyarakat Indonesia tentang Keampuhan Ramuan Tradisional

Samsul Arifin: Figur Kuat yang Siap Memajukan Desa Pamolokan

Tantangan dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Ramuan Tradisional

Berbagi Pesan Inspiratif Kepala SDN Padangdangan 2 di Acara Buka Puasa Bersama

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD