Therapy Banyu Urip di Tanah Merah, Bangkalan: MS Arifin Ajak Terapis Fokus pada Keluhan Pasien
![]() |
MS Arifin (berdiri) bersama para peserta baksos di Tanah Merah, Bangkalan. [Foto: Surya] |
apoymadura.com - Di Desa Tanah Merah, Bangkalan, digelar bakti sosial (baksos) Therapy Banyu Urip. Jumat (21/3/2025).
Acara ini dihadiri puluhan peserta dengan berbagai keluhan penyakit, mulai dari gangguan kesehatan ringan hingga kondisi yang membutuhkan perhatian khusus.
"Baksos ini jadi wadah untuk memberikan terapi kesehatan, dan juga jadi momen penting dalam meningkatkan kesadaran akan perlunya menjaga kesehatan," ucap MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip.
Therapy Banyu Urip dikenal dengan metode pengobatan alternatif berbasis ramuan tradisional.
Salah satu pesan penting yang disampaikan MS Arifin, selaku koordinator acara, kepada para terapis adalah untuk senantiasa menanyakan keluhan penyakit pasien sebelum memulai proses terapi.
Hal ini dilakukan agar terapi yang diberikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
"Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda. Dengan menanyakan keluhan mereka, kita bisa memberikan terapi yang tepat dan efektif," ujar MS Arifin.
Setelah proses terapi selesai, para terapis kembali menanyakan apa yang dirasakan oleh pasien.
Langkah ini penting untuk mengevaluasi efektivitas terapi dan memastikan bahwa pasien merasakan perubahan positif setelah menjalani sesi terapi.
"Ini penting kita lakukan terhadap pasien, karena nilai kepercayaan masyarakat itu mahal harganya," pintasnya. [Surya]
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung. Terima kasih.