Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Surat Terbuka untuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Nasib Penjaga Sekolah Honorer di Sumenep

Gambar
Rekrutmen guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk Sekolah Dasar Negeri hampir tiap tahun ada. Tapi di balik gemuruh aktivitas pendidikan di Kota Keris Sumenep, terdapat sekelompok pekerja yang luput dari perhatian, yakni penjaga sekolah honorer.  Mereka menjalankan tugas kompleks - mulai dari menjaga keamanan, membersihkan lingkungan sekolah, hingga membantu administrasi - tapi hidup dengan upah kecil dan status kerja tidak pasti.  Ironisnya, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada rekrutmen penjaga sekolah, baik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Seberapa pentingkah peran mereka sehingga diabaikan begitu saja? Upah Kecil dan Kehidupan Terkatung-Katung Berdasarkan laporan dari seorang penjaga sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Pasongsongan, penjaga sekolah honorer itu menerima upah Rp 250.000 per bulan. Jumlah ini jelas jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi bagi mereka y...

"Sultan Madura" dan Kepedulian yang Semu: Ketika THR Lebaran Tak Cukup untuk Mengentaskan Kemiskinan

Gambar
Dimana -mana takbir berkumandang lewat sudut-sudut masjid dan mushola.  Suasana meriah menghias di setiap desa dan kampung. Suara petasan menambah hingar-bingar Hari Raya Idul Fitri 1446 H.  Di media sosial, kita sering melihat fenomena para hartawan Madura - yang kerap dijuluki "Sultan Madura" - dengan bangga membagikan angpao, sembako, atau bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat kurang mampu.  Aksi mereka viral, dipuji, dan dianggap sebagai bukti kedermawanan.  Tapi, setelah Lebaran 2025 usai, apa yang terjadi? Si miskin tetap sengsara, sementara para miliarder kembali hidup dalam kemewahan. THR dan Bantuan Sesaat: Hanya Pencitraan? Tak bisa dipungkiri, bantuan langsung seperti uang atau sembako memang meringankan beban sesaat. Hanya Instan.  Tapi, apakah ini solusi jangka panjang? Atau justru hanya bentuk "kepedulian semu" yang lebih berfungsi sebagai pencitraan di media sosial? Faktanya, kemiskinan tidak bisa diatasi sekadar dengan bagi-bagi u...

Makna Mendalam di Balik Bingkisan Lebaran 2025: Dari Momen Memaafkan hingga Menguatkan Ukhuwah

Gambar
Lebaran Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti - saat kebahagiaan, maaf, dan kebersamaan bersatu dalam sukacita.  Tapi, di tengah kesibukan menguras waktu dan jarak memisahkan, tak jarang hubungan persahabatan atau persaudaraan menjadi renggang.  Bahkan, terkadang perselisihan kecil mengkristal jadi jarak yang terasa sulit dijembatani.  Di sinilah bingkisan Lebaran 2025 bisa jadi "senjata" melawan lupa, pengingat kasih sayang yang sempat tertunda, dan pemutus kebekuan hubungan mendalam. Bingkisan Lebaran: Pengusir Rindu di Tengah Kesibukan Hidup serba cepat acapkali membuat kita lupa menyapa teman lama, saudara, atau kerabat yang dulu dekat.  Kesibukan kerja, urusan keluarga, atau jarak geografis perlahan mengikis kehangatan hubungan. Kue Lebaran buatan tangan atau oleh-oleh khas daerah bisa jadi pengingat kenangan manis masa silam: "Aku masih ingat dikau." Surat atau kartu ucapan tulisan tangan yang berisi ungkapan rindu dan permohonan maaf lebih personal da...

Surat Terbuka untuk Haji Her (H Khairul Umam): Ajakan untuk Membangun Kesejahteraan Bersama

Gambar
H. Khairul Umam (Haji Her) Kepada Yth. H. Khairul Umam (Haji Her), Pengusaha Tembakau, Ketua P4TM, dan "Sultan Madura" yang Dermawan, Salam sejahtera untuk Bapak. Perkenankan saya menyampaikan surat ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus harapan dari masyarakat yang mengagumi perjalanan hidup dan kesuksesan Bapak. Bapak dikenal sebagai sosok pengusaha tembakau yang sukses, pemimpin Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM), dan figur yang dijuluki "Sultan Madura" karena kemewahan rumah, koleksi mobil mewah, serta kedermawanan Bapak yang sering membantu masyarakat.  Tidak bisa dipungkiri, Bapak adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama warga Madura, yang melihat kesuksesan Bapak sebagai bukti bahwa kerja keras bisa mengubah nasib. Namun, di balik kekayaan yang Bapak miliki, ada harapan besar dari masyarakat.  Banyak yang berandai-andai: "Bagaimana jika Haji Her mendirikan perusahaan besar yang bisa menampung ribuan tenaga kerja?" atau ...

Merangkul Keragaman Peserta Didik Kelas VI di SD Negeri Pasongsongan I, dalam Pembelajaran Matematika : Petualangan Menyenangkan atau Tantangan Menakutkan?

Gambar
Oleh: Husniyah Warti  Guru SDN Pasongsongan I Kecamatan Pasongsongan sekaligus Mahasiswi jurusan PGSD STKIP PGRI Sumenep. SETIAP anak adalah unik. Dengan bakat, minat dan gaya belajar yang berbeda. Dalam konteks kelas, keragaman peserta  didik merupakan sebuah anugerah yang perlu dikelola dengan bijak.  Keragaman peserta didik dalam dunia pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang mencakup perbedaan latar belakang serta minat belajar dan karakteristik pribadi masing-masing. Terutama dalam pembelajaran matematika, dimana setiap anak memiliki gaya belajar, kecepatan, dan minat yang berbeda-beda. Adanya keragaman tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, khususnya saya selaku guru kelas di kelas VI SDN Pasongsongan I. Setiap peserta didik di SDN Pasongsongan I khususnya kelas VI memiliki cara pandang yang unik terhadap konsep matematika. Ada yang lebih visual, ada yang lebih auditori, dan ada pula yang kinestetik. Menurut saya pribadi jika guru hanya menggun...

Pasar Malam Pasongsongan 2024 Terbaru Sepi Pembeli

Gambar
Pasar malam Pasongsongan Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya] Bersama teman, saya menuju pasar malam Pasongsongan yang ditempatkan di Lapangan Sawunggaling.  Biasanya pasar malam jadi hiburan rakyat paling dinanti di Kabupaten Sumenep, Madura. Tapi kali ini mengalami penurunan jumlah pengunjung cukup signifikan.  Pasar malam Pasongsongan kali ini berlangsung awal Desember 2024, terlihat sepi dibanding tahun sebelumnya.  Salah satu faktor utama penurunan minat masyarakat adalah kondisi ekonomi.  Masyarakat Desa Pasongsongan umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan.  Sedangkan hasil tangkap ikan mereka sangat sedikit, hanya cukup buat makan.  Masyarakat lebih memilih menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari daripada mengunjungi pasar malam. Ditambah, stand yang tersedia masih menawarkan produk dan wahana permainan yang sama seperti tahun sebelumnya.  Hal ini membuat masyarakat kehilangan antusiasme untuk datang. Apalagi generasi muda saat ini leb...

Pondok Pesantren Annuqayah: Menjaga Harmoni di Tengah Perbedaan Politik

Gambar
Pondok Pesantren Annuqayah, berlokasi di Guluk-Guluk, Sumenep, dikenal sebagai salah satu pesantren paling berpengaruh di Sumenep.  Di tengah dinamika politik yang kerap memanas, pesantren ini menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam menyikapi perbedaan, termasuk pilihan politik. Pada Pilkada Sumenep 2024, situasi unik terjadi di kalangan pengasuh Pesantren Annuqayah.  Salah satu pengasuhnya, KH Ali Fikri (01.FINAL) mencalonkan diri sebagai Bupati Sumenep.  Tapi menariknya, tidak semua pengasuh mendukungnya.  Walau begitu, perbedaan ini tidak menciptakan perpecahan di internal pesantren.  Melainkan jadi ilmu berharga, tentang bagaimana menyikapi perbedaan dengan bijak. Sikap yang diambil para pengasuh pesantren ini merupakan cerminan dari prinsip dasar Islam, yaitu persaudaraan.  Mereka menunjukkan bahwa perbedaan pandangan, termasuk dalam politik, tidak seharusnya jadi alasan untuk saling menjauh apalagi bermusuhan.  Sebaliknya, mereka menekankan penti...

Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget: Layanan Prima di Tengah Kekurangan Kecil

Gambar
Musholla RSI Garam Kalianget Kabupaten Sumenep. [Foto: Surya] Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget yang berlokasi di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan utama di wilayah ini.  Dengan reputasi yang terus tumbuh, RSI Garam telah menjadi tempat andalan masyarakat setempat untuk mendapatkan pelayanan medis yang berkualitas. Saya mengunjungi rumah sakit ini, Rabu (27/11/2024), kebetulan saudara mertua (Bibi) menjalani rawat inap selama lima hari karena penyakit jantung.  Dalam waktu lima hari inilah saya akhirnya banyak tahu tentang RSI Garam Kalianget.  Menurut hemat saya, beberapa keunggulan RSI Garam adalah kebersihan lingkungan cukup memuaskan, dan pelayanan ramah serta profesional patut dapat acungan jempol.  Seluruh area rumah sakit dirancang bebas dari zona merokok, menciptakan suasana yang sehat dan nyaman bagi pasien serta pengunjung.  Kebijakan ini menunjukkan komitmen RSI dalam menjaga kualitas udara di lin...

Tradisi Temangan dalam Acara Pernikahan di Sumenep

Gambar
Tradisi Temangan dalam sebuah acara pernikahan di wilayah Pasongsongan. [Foto: Surya] apoymadura.com - Setiap acara pernikahan dibeberapa tempat di Sumenep tidak lengkap rasanya jika tanpa ada tradisi Temangan.  Tradisi ini menjadi salah satu simbol kebersamaan dan rasa syukur dalam merayakan momen bahagia antara kedua mempelai. Dalam pelaksanaan tradisi Temangan, kedua mempelai berdiri di atas panggung, didampingi oleh kedua besan, penyanyi, MC, dan beberapa anak kecil dari pihak tuan rumah.  Suasana meriah diiringi musik dan lantunan lagu yang menghibur para tamu. Selama acara berlangsung, kerabat dan tamu undangan secara bergiliran menyawer.  Penyaweran ini dilakukan dengan memberikan uang kepada mempelai dan orang-orang yang berada di panggung.  Ritual ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan suatu ungkapan harapan bagi pasangan pengantin untuk membangun kehidupan baru penuh bahagia.  Kalau ditelaah lebih jauh, keberadaan tradisi Temangan mence...

Agus Sugianto Aktif di Berbagai Kegiatan Pendidikan dan Kemasyarakatan

Gambar
Dari kiri: Agus Sugianto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, dan Kepala SDN Panaongan 4 Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya] apoymadura.com - Guru adalah pilar utama dalam pendidikan yang berperan besar dalam membentuk masa depan generasi muda.  Adalah Agus Sugianto, S.Pd, seorang pendidik profesionsl dan memiliki sumbangsih besar dalam dunia pendidikan di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.  Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala SDN Panaongan 3. Agus juga diketahui sebagai sosok Guru Penggerak Angkatan 5 yang telah menyelesaikan program lulus Pengajar Praktik Angkatan 11.  Dedikasinya dalam dunia pendidikan tidak hanya terlihat dari pengabdiannya sebagai kepala sekolah, tetapi juga dari berbagai kegiatan dan jabatan yang diembannya di lingkungan pendidikan dan kemasyarakatan. Peran dan Kontribusi di Dunia Pendidikan Sebagai seorang pemimpin di lingkungan sekolah, Agus Sugianto aktif mengembangkan berbagai program pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan...

Koalisi Partai Politik dalam Pilkada Serentak 2024: Menghindari Kekalahan demi Mengejar Kedudukan

Gambar
Pilkada Serentak sudah di depan hidung. Dalam pertarungan politik selalu ada dinamika yang menarik diantara partai-partai politik. Salah satu fenomena yang paling mencolok adalah banyaknya partai yang memilih untuk berkoalisi. Mereka mendukung calon pemimpin yang memiliki kans besar untuk menang. Semua itu bukan tanpa alasan. Partai-partai tersebut tentu ingin memaksimalkan peluang mereka untuk tidak kehilangan pengaruh di tengah kompetisi yang ketat. Salah satu alasan utama partai-partai politik tersebut untuk menghindari resiko kekalahan. Dalam politik, kekalahan bisa berarti "sengsara"   dan minim akses terhadap kekuasaan. Kehilangan posisi penting dalam pemerintahan daerah berarti pula kehilangan akses terhadap politik, anggaran, dan berbagai pengaruh strategis yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga eksistensi partai. Pada dasarnya, partai politik ingin memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan bagian dari "kue" kekuasaan. Seperti jatah jabatan politik, a...

Nasib Sungai Angsono Pasongsongan, Luput dari Perhatian Pemerintah

Gambar
apoymadura.com - Sungai Angsono jadi pemisah antara dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan. Kedua desa tersebut masuk kedalam sebuah kecamatan, yaitu Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura.  Saat ini kedua desa tersebut menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah.  Masalah ini tentu tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat setempat.  Salah satu penyebab utama dari permasalahan ini adalah tidak adanya tempat penampungan atau tempat pembuangan sampah yang memadai di wilayah tersebut. Sehingga Sungai Angsono jadi bulan-bulanan sebagai tempat pembuangan sampah. Akibatnya sungai tersebut mengalami pendangkalan cukup serius.  Sampai saat ini, belum ada Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang cukup untuk menampung volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.  Selain masalah infrastruktur, ketidakpedulian dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ...

Bisnis Potong Rambut dengan Modal Kecil dan Alat Tahan Lama

Gambar
apoymadura.com - Memulai bisnis di era modern ini seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan, salah satunya adalah modal awal.  Namun, ada beberapa jenis bisnis yang bisa dimulai dengan modal kecil namun tetap menjanjikan keuntungan yang stabil, salah satunya adalah bisnis potong rambut.  Bisnis ini tidak hanya memiliki permintaan yang stabil, tetapi juga dapat dijalankan dengan alat yang bertahan lama, menjadikannya pilihan yang ideal bagi mereka yang ingin memulai usaha dengan modal terbatas. DR Rambut, salah satu salon potong rambut yang ada di Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, ada di sebelah Toko Ungu. "Kalau hari-hari biasa, salon saya buka dari pagi hingga pukul 21.00 WIB," ucap pemuda bertubuh padat.  Tanya punya tanya, ternyata pemuda tersebut berasal dari Desa Tamba Agung Kecamatan Ambunten Sumenep. Pulang pergi ia naik sepeda motor. Dari rumah ke salonnya berjarak 13 km. Tarif potong rambut disitu Rp 13.000. Kalau sehari ada 10 orang saja yang ...

Habib Indonesia Didatangkan oleh Penjajah Belanda, Ceramah Gus Abbas Buntet

Gambar
Gus Abbas Buntet apoymadura.com - Belakangan ini nama Gus Abbas Buntet menyala terang. Membanjiri halaman beranda aplikasi sosial media di tanah air.  Ia seorang ulama yang cukup dikenal di kalangan masyarakat nahdliyin. Baru-baru ini menyampaikan ceramah yang membelalakkan mata. Menyadarkan warga nusantara.  Dalam ceramahnya, ia menyatakan bahwa para habib dari Yaman yang ada di Indonesia didatangkan oleh penjajah Belanda untuk kepentingan kolonial.  "Para habib ini tidak hanya sekadar pendatang, tetapi juga berfungsi sebagai antek-antek Belanda yang berusaha mengontrol masyarakat Indonesia," terang Gus Abbas di kanal Youtube Pondok Nusantara.  Gus Abbas juga menjelaskan, bahwa sejak masa penjajahan Belanda, ada upaya sistematis untuk melemahkan gerakan perlawanan rakyat.  Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan membawa para tokoh agama dari Yaman. Mereka menggunakan beraneka cara untuk mempengaruhi dan mengendalikan penduduk lokal.  "Para habib ...

Heboh, Klaim Para Habib dan Tanggapan Mahfud MD

Gambar
apoymadura.com - Mahfud MD dengan gamblang mengungkapkan, bahwa beberapa habib acapkali mengklaim peran besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Seakan-akan bangsa ini berdiri dan merdeka berkat kontribusi dominan mereka.  Klaim ini tidak hanya menyinggung Mahfud MD, tetapi juga banyak pihak lain yang merasa terluka. Sebab kontribusi masyarakat lokal (terdiri dari berbagai suku, agama, dan golongan) telah diabaikan. Bahkan terkesan dihinakan.  "Saya tidak punya urusan, apakah seorang habib adalah keturunan Nabi Muhammad SAW atau bukan. Kalau mereka berlaku salah, maka pantas kita menegurnya. Apalagi klaimnya diluar batas," tambah pria berdarah Madura.  Baginya, yang menjadi masalah adalah bagaimana ceramah-ceramah yang disampaikan oleh beberapa habib ini seringkali sarat dengan hal-hal yang dianggap khurafat.  Seperti cerita tentang kakeknya yang bisa melakukan mi'raj (naik ke langit) 70 kali dalam sehari. Atau buyutnya yang dapat memarahi malaikat yang sedang meny...

Kontroversi Peran Habib dalam Sejarah Kemerdekaan RI dan Nasab: Mahfud MD, KH Aqil Siroj, dan KH Kholil Yasin

Gambar
apoymadura.com - Berikut ini akan kami sajikan tulisan tentang perbedaan sudut pandang tentang nasab dari 3 pesohor tanah air. Artikel ini dirangkum dari berbagai sumber.  Semoga bermanfaat dan bisa memberikan inspirasi Mahfud MD Rakyat negeri ini tahu kalau Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P atau Mahfud MD adalah tokoh nasional berasal dari Pulau Madura.  Belakangan ini ia pun angkat bicara ketika sosial media ramai mempertanyakan klaim peran habib dalam kemerdekaan RI.  Mahfud MD dalam sebuah podcast menyatakan, bahwa tidak ada bukti kuat yang menunjukkan kalau para habib memainkan peran dominan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.  Menurut Mahfud, peran dalam kemerdekaan Indonesia lebih banyak dimainkan oleh berbagai elemen bangsa, termasuk para ulama lokal, nasionalis, serta pemuda-pemuda dari berbagai latar belakang. Ia juga menekankan pentingnya merujuk pada sumber sejarah yang kredibel dan diakui secara akademis. KH Aqil Siroj Prof. Dr...

Apakah Nasab Menjadi Ukuran Seseorang Masuk Surga?

Gambar
apoymadura.com - Dalam ajaran Islam, nasab atau garis keturunan sering dianggap penting dalam beberapa aspek kehidupan sosial dan budaya. Namun, ketika berbicara tentang peluang seseorang untuk masuk surga, nasab bukanlah faktor penentu.  Hal itu berdasar pada banyak ajaran dalam Al-Qur'an dan Hadis yang menekankan pentingnya iman dan amal shaleh daripada garis keturunan. Allah berfirman: "Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu." (QS. Al-Hujurat: 13). Ayat ini menunjukkan bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak ditentukan oleh nasab atau keturunan, melainkan oleh ketakwaan seseorang.  Seseorang yang memiliki garis keturunan yang mulia tetapi tidak bertakwa maka ia tidak akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang amalnya lambat, maka nasabnya tidak akan mempercepatnya." (HR. Muslim).  Hadis ini menegaskan, bahwa amal perbuatan seseorang lebih pentin...

Gegara Money Politic, Kepala Desa Abaikan Amanah

Gambar
apoymadura.com - Politik uang (money politic) adalah praktik lingkaran setan yang jadi momok dalam sistem demokrasi, terutama di tingkat lokal seperti pemilihan kepala desa.  Meski dianggap sebagai jalan pintas untuk mendulang suara7 terbanyak, dampak jangka panjangnya terhadap kepemimpinan dan kepercayaan masyarakat bisa sangat merugikan.  Sebuah kisah nyata tentang seorang kepala desa yang terpilih karena money politic dan bagaimana hal tersebut mengubah karakter dan hidupnya. Sebelum terjun ke dunia politik, ia dikenal sebagai pribadi yang beriman dan ramah terhadap siapa pun. Ia menjalani hidup sederhana, tetapi selalu dilandasi dengan prinsip moral yang kuat.  Ia kerap terlihat membantu warga desa tanpa pamrih, baik dalam urusan sehari-hari maupun dalam masalah yang lebih serius.  Karena sifatnya yang rendah hati dan mudah bergaul, banyak warga di desanya menaruh harapan tinggi ketika ia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa. Saat pemilihan kepal...

Nilai Lebih Ramuan Madura yang Terkenal hingga Mancanegara

Gambar
Madura, sebuah pulau di Indonesia yang dikenal dengan budaya dan tradisinya yang kaya, juga memiliki warisan pengobatan herbal yang telah dikenal luas, baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Ramuan Madura memiliki nilai lebih yang membuatnya sangat dihargai dalam dunia pengobatan alternatif. Tulisan ini akan membahas berbagai nilai lebih dari ramuan Madura yang menjadikannya terkenal hingga ke berbagai belahan dunia. 1. Keaslian dan Kekayaan Bahan Alami Ramuan Madura dibuat dari bahan-bahan alami yang tumbuh subur di tanah Madura. Tanaman-tanaman herbal seperti daun sirsak, daun salam, kayu manis, kunyit, dan pare, dipilih dengan teliti untuk memastikan kualitas dan efektivitasnya. Keaslian bahan-bahan ini memberikan jaminan bahwa ramuan tersebut bebas dari bahan kimia sintetis yang berbahaya bagi tubuh. 2. Warisan Budaya dan Pengetahuan Tradisional Ramuan Madura tidak hanya sekadar produk herbal, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi...

Soal dan Kunci Jawaban Matematika kelas 5 SD Semester Genap 2024

Gambar
Berikut ini redaksi apoymadura.com akan membagikan soal-soal dan kunci jawaban mata pelajaran matematika kelas 5 SD. Semoga peserta didik kita menjadi siswa-siswi teladan dan terus bersemangat gemar dan giat belajar. Pilihlah jawaban paling benar dengan memberi tanda silang pada huruf a, b, c, atau d 1.Berapakah hasil dari 3 x 5? a. 8 b. 12 c. 15 d. 18 Jawaban: c. 15   2.Jika sebuah segitiga memiliki panjang sisi 4 cm, 5 cm, dan 6 cm, maka sisi mana yang merupakan sisi terpanjang? a. 4 cm b. 5 cm c. 6 cm d. Tidak ada yang lebih panjang Jawaban: c. 6 cm   3. Sebuah kotak memiliki panjang 8 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 3 cm. Berapakah volume kotak tersebut? a. 24 cm³ b. 40 cm³ c. 120 cm³ d. 15 cm³ Jawaban: b. 40 cm³   4. Jika sebuah buku memiliki 120 halaman, dan setiap halaman berisi 30 kata, berapakah total kata dalam buku tersebut? a. 150 kata b. 3,600 kata c. 3,000 kata d. 36,000 kata Jawaban: d. 36,000 kata   5. Ibu membeli 3 kilogram apel seharga Rp 4,500 p...