Sekapur Sirih Antologi Puisi “Jadah” (V)

Catatan: Yant Kaiy Mungkin Anda heran, kenapa tokoh - tokoh seni tersebut dapat melahirkan karya besar, sementara mereka dalam keadaan lapar atau menderita atau prihatin. Keraguan Anda akan terjawab setelah melihat sebagian dari seniman itu tak mampu lagi melahirkan karya besar setelah dirinya merasa kenyang dan senang. Yang jelas kita takkan pernah merasakan penderitaan orang lain kalau kita sendiri belum pernah merasakannya sendiri. Orang lain takkan dapat menerangkan rasa manis atau asin kalau dirinya belum pernah merasakannya sendiri. Begitu pula bagi mereka yang belum pernah merasakan dunia seni sesungguhnya, mereka akan tertawa lebar-lebar atau lebih mudah menjatuhkan vonis yang macam-macam sebagai bahan rasa sakit kita. Tetapi hal itu merupakan hikmah untuk kita analisa dan direnungkan selalu agar kita terus berkiprah tanpa menghentikan kreativitas yang ada, apalagi telah menjadi semacam rutinitas yang tak mungkin kita tinggalkan. Tinggallah kita sendiri tertawa dala...