Postingan

Menampilkan postingan dengan label Utama

Surat Terbuka untuk Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Nasib Penjaga Sekolah Honorer di Sumenep

Gambar
Rekrutmen guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk Sekolah Dasar Negeri hampir tiap tahun ada. Tapi di balik gemuruh aktivitas pendidikan di Kota Keris Sumenep, terdapat sekelompok pekerja yang luput dari perhatian, yakni penjaga sekolah honorer.  Mereka menjalankan tugas kompleks - mulai dari menjaga keamanan, membersihkan lingkungan sekolah, hingga membantu administrasi - tapi hidup dengan upah kecil dan status kerja tidak pasti.  Ironisnya, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada rekrutmen penjaga sekolah, baik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Seberapa pentingkah peran mereka sehingga diabaikan begitu saja? Upah Kecil dan Kehidupan Terkatung-Katung Berdasarkan laporan dari seorang penjaga sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Pasongsongan, penjaga sekolah honorer itu menerima upah Rp 250.000 per bulan. Jumlah ini jelas jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi bagi mereka y...

Samsul Arifin: Figur Kuat yang Siap Memajukan Desa Pamolokan

Gambar
Dari kiri: Jurnalis apoymadura.com bersama kandidat Kepala Desa Pamolokan, Samsul Arifin. [Foto: Surya] SUMENEP  -  Dalam semangat kebersamaan di Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Samsul Arifin, kandidat kuat Kepala Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, menyampaikan doa terbaik kepada seluruh warga Sumenep, khususnya masyarakat Desa Pamolokan. Selasa (1/4/2025).  “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kesempatan untuk membangun desa kita lebih baik,” ujar Samsul Arifin di kediamannya.  Dia dikenal sebagai sosok yang berpengalaman, dekat dengan masyarakat, dan memiliki komitmen kuat untuk memajukan Desa Pamolokan.  Dengan latar belakang sebagai penggerak sosial, ia memahami betul kebutuhan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, hingga penguatan pendidikan dan kesehatan. Dengan niat mengabdi dan semangat gotong royong, Samsul Arifin siap bersaing secara sehat da...

Keluarga Besar MS Arifin Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Gambar
YOGYAKARTA - Seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, segenap keluarga besar MS Arifin mengucapkan selamat hari raya kepada seluruh umat muslim di Indonesia. Saat ini MS Arifin menjabat sebagai Pimpinan Therapy Banyu Urip. Kita tahu Cabang Therapy Banyu Urip tersebar hingga di luar negeri.  Ia juga dipercaya dan terpilih jadi Ketua DPD P-AP3I Jawa Timur. P-AP3I adalah sebuah pengobatan alternatif berbasis pijat tradisional.  "Dari dasar hati paling dalam, kami mengajak semua kaum muslim memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri sebagai kesempatan memperkuat silaturahmi dan memperbarui komitmen untuk menjalankan ajaran Islam," harapnya.  Dari kawasan Jalan Selokan Mataram, keluarga besar MS Arifin juga mengajak seluruh umat muslim bersikap bijak, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperjuangkan kepentingan umat Islam. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir & batin. Semoga hari raya ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk me...

Khotbah Shalat Idul Fitri 1446 H di Masjid Al-Istikmal: Peningkatan Iman dan Takwa

Gambar
SUMENEP -  Shalat Idul Fitri 1446 H sudah dilaksanakan dengan khidmat di Masjid Al-Istikmal, Dusun Pakotan, Desa/Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Selasa (1/4/2025).  Khotbah shalat Idul Fitri disampaikan KH Kholilurrahman, salah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istikmal. Dalam khotbahnya, KH Kholilurrahman menekankan pentingnya peningkatan iman dan takwa terhadap Allah SWT.  Menurutnya, dul Fitri adalah momentum untuk memperbarui komitmen kita sebagai hamba Allah SWT. "Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi kita. Tapi kemenangan sebenarnya adalah saat kita bisa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT," ucap KH Kholilurrahman. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial dengan sesama.  "Idul Fitri merupakan momentum untuk memperkuat hubungan kita dengan sesama. Memohon ampun kepada Allah SWT atas segala kesalahan," tambahnya. Masjid Al-Istikmal adalah satu-kesatuan dengan Ponpes Al-Istikmal, dan telah ...

Harmoni Indah Lusyana Jelita & Umar Dhany Kawesa dalam "Untung Masih Ada Ramadhan"

Gambar
Dari kiri: Umar Dhany Kawesa dan Lusyana Jelita. [Foto: Surya] SUMENEP - Ramadhan selalu menjadi momen spesial yang dinantikan umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Sumenep. Selasa (1/4/2025).  Tahun ini, dua penyanyi berbakat asal Sumenep - Lusyana Jelita dan Umar Dhany Kawesa - menghadirkan sebuah lagu religi penuh makna berjudul "Untung Masih Ada Ramadhan".  Kolaborasi ini sukses menyentuh hati pendengar dengan lirik yang dalam dan harmonisasi vokal yang memukau. Profil Singkat Penyanyi 1. Lusyana Jelita: Bintang Dangdut Muda yang Bersinar Lusyana Jelita, yang akrab disapa Lusy, lahir di Sumenep, Madura.  Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat di dunia tarik suara, meski awalnya tidak menyukai dangdut.  Tapi, pengaruh ibunya yang sering menyanyikan lagu dangdut akhirnya membuat ia jatuh cinta pada genre musik ini.  Kariernya kian bersinar sejak bergabung dengan grup musik OM Adella, salah satu orkes dangdut ternama di Jawa Timur.  2. Umar Dhan...

"Sultan Madura" dan Kepedulian yang Semu: Ketika THR Lebaran Tak Cukup untuk Mengentaskan Kemiskinan

Gambar
Dimana -mana takbir berkumandang lewat sudut-sudut masjid dan mushola.  Suasana meriah menghias di setiap desa dan kampung. Suara petasan menambah hingar-bingar Hari Raya Idul Fitri 1446 H.  Di media sosial, kita sering melihat fenomena para hartawan Madura - yang kerap dijuluki "Sultan Madura" - dengan bangga membagikan angpao, sembako, atau bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat kurang mampu.  Aksi mereka viral, dipuji, dan dianggap sebagai bukti kedermawanan.  Tapi, setelah Lebaran 2025 usai, apa yang terjadi? Si miskin tetap sengsara, sementara para miliarder kembali hidup dalam kemewahan. THR dan Bantuan Sesaat: Hanya Pencitraan? Tak bisa dipungkiri, bantuan langsung seperti uang atau sembako memang meringankan beban sesaat. Hanya Instan.  Tapi, apakah ini solusi jangka panjang? Atau justru hanya bentuk "kepedulian semu" yang lebih berfungsi sebagai pencitraan di media sosial? Faktanya, kemiskinan tidak bisa diatasi sekadar dengan bagi-bagi u...

Parade Musik Tongtong Gema Ramadhan 2024: 12 Grup Tampil hingga Dini Hari

Gambar
Panitia dan pimpinan grup musik tongtong menerima penghargaan. [Foto: Surya] Sumenep - Parade musik tongtong "Gema Ramadhan" di Pasongsongan bukan sekadar hiburan, tapi juga upaya melestarikan budaya lokal.  Dengan semangat kebersamaan, acara ini jadi bukti, bahwa tradisi musik tetap hidup di tengah modernisasi. Jumat (28/3/2025).  Pelabuhan Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, jadi pusat perhatian pada malam spesial di akhir bulan Ramadhan.  Parade musik tongtong, dengan tajuk "Gema Ramadhan", berhasil menghibur ratusan penonton yang memadati area pelabuhan.  Ada sebanyak 12 grup musik tongtong unggulan tampil memukau, menciptakan atmosfer semarak yang menggetarkan hati. "Tiap grup musik tongtong tampil dengan durasi terbatas 15 menit. Masing-masing kelompok memberikan penampilan terbaik," ucap Alimurrahman, salah seorang panitia.  Inilah grup musik tongtong yang berpartisipasi: Dewa Amor, Angin Ribut, Puser Angin, Bintang Kejora, Baga...

Makna Mendalam di Balik Bingkisan Lebaran 2025: Dari Momen Memaafkan hingga Menguatkan Ukhuwah

Gambar
Lebaran Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti - saat kebahagiaan, maaf, dan kebersamaan bersatu dalam sukacita.  Tapi, di tengah kesibukan menguras waktu dan jarak memisahkan, tak jarang hubungan persahabatan atau persaudaraan menjadi renggang.  Bahkan, terkadang perselisihan kecil mengkristal jadi jarak yang terasa sulit dijembatani.  Di sinilah bingkisan Lebaran 2025 bisa jadi "senjata" melawan lupa, pengingat kasih sayang yang sempat tertunda, dan pemutus kebekuan hubungan mendalam. Bingkisan Lebaran: Pengusir Rindu di Tengah Kesibukan Hidup serba cepat acapkali membuat kita lupa menyapa teman lama, saudara, atau kerabat yang dulu dekat.  Kesibukan kerja, urusan keluarga, atau jarak geografis perlahan mengikis kehangatan hubungan. Kue Lebaran buatan tangan atau oleh-oleh khas daerah bisa jadi pengingat kenangan manis masa silam: "Aku masih ingat dikau." Surat atau kartu ucapan tulisan tangan yang berisi ungkapan rindu dan permohonan maaf lebih personal da...

Pengobatan Pengerutan Otak dengan Ramuan Banyu Urip: Tutorial dari MS Arifin

Gambar
MS Arifin (kiri) saat memberikan tutorial pengobatan Pengerutan otak. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Pengerutan otak atau atrofi otak adalah kondisi dimana jaringan otak mengalami pengecilan atau pengerutan. Jumat (28/3/2025).  "Biasanya penyakit ini menyebabkan berbagai gejala seperti kelemahan otot, kesulitan berbicara, dan gangguan kognitif," terang MS Arifin, pimpinan Therapy Banyu Urip di kantornya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta.  Pengobatan untuk kondisi ini umumnya melibatkan penggunaan obat-obatan dan terapi. Tapi beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pengobatan dengan ramuan tradisional bisa menjadi alternatif yang efektif. Salah satu contoh pengobatan tradisional yang bisa digunakan untuk mengobati pengerutan otak adalah Ramuan Banyu Urip.  MS Arifin memberikan tutorial tentang cara menyembuhkan pasien pengidap penyakit pengerutan otak dengan Ramuan Banyu Urip. Menurut MS Arifin, pengobatan dengan Ramuan Banyu Urip bisa dilakukan dengan car...

Surat Terbuka untuk Haji Her (H Khairul Umam): Ajakan untuk Membangun Kesejahteraan Bersama

Gambar
H. Khairul Umam (Haji Her) Kepada Yth. H. Khairul Umam (Haji Her), Pengusaha Tembakau, Ketua P4TM, dan "Sultan Madura" yang Dermawan, Salam sejahtera untuk Bapak. Perkenankan saya menyampaikan surat ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus harapan dari masyarakat yang mengagumi perjalanan hidup dan kesuksesan Bapak. Bapak dikenal sebagai sosok pengusaha tembakau yang sukses, pemimpin Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM), dan figur yang dijuluki "Sultan Madura" karena kemewahan rumah, koleksi mobil mewah, serta kedermawanan Bapak yang sering membantu masyarakat.  Tidak bisa dipungkiri, Bapak adalah inspirasi bagi banyak orang, terutama warga Madura, yang melihat kesuksesan Bapak sebagai bukti bahwa kerja keras bisa mengubah nasib. Namun, di balik kekayaan yang Bapak miliki, ada harapan besar dari masyarakat.  Banyak yang berandai-andai: "Bagaimana jika Haji Her mendirikan perusahaan besar yang bisa menampung ribuan tenaga kerja?" atau ...

Kemacetan Jalan Raya Pasar Waru Pamekasan, Biang Keroknya adalah Pedagang di Trotoar

Gambar
Suasana Pasar Waru Kabupaten Pamekasan. [Foto: Surya] PAMEKASAN - Kemacetan jalan raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan, khususnya tiap Kamis dan Ahad, telah menjadi fenomena yang tak bisa dihindarkan. Kamis (27/3/2025).  Karena pada kedua hari tersebut merupakan hari pasaran.  Banyaknya pedagang sayur, ikan, dan penganan yang menempati trotoar jadi biang utama terjadinya kemacetan ini. Menjelang Lebaran yang tinggal 2 hari lagi, banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Hal ini membuat kemacetan arus lalulintas semakin parah.  Petugas lalulintas pun kewalahan untuk mengatur arus lalulintas. Kemacetan arus lalulintas di Pasar Waru Pamekasan dimulai sejak pukul 05.00 WIB.  Banyaknya kendaraan yang melintas di jalan raya membuat kemacetan semakin parah.  Pedagang yang menempati trotoar juga membuat jalan raya semakin sempit. "Pemerintah setempat dan petugas lalulintas sejatinya harus segera mengambil tindakan guna mengatasi kemace...

MS Arifin Jalin Kerjasama untuk Meningkatkan Kualitas Pengobatan Therapy Banyu Urip

Gambar
MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip.[Foto: Surya] YOGYAKARTA - MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip, adalah sosok yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Kamis (27/3/2025).  Ia senantiasa menjalin kerjasama dengan banyak pihak untuk meningkatkan kualitas pengobatan yang ditawarkan.  Salah satu contoh kerjasama yang telah dijalin MS Arifin adalah dengan rumah sakit dan dokter.  Kerjasama ini bertujuan guna meningkatkan kualitas pengobatan yang ditawarkan Therapy Banyu Urip, serta untuk memastikan bahwa pengobatan yang dilakukan sesuai standar medis. Selain itu, MS Arifin juga menjalin kerjasama dengan owner dari beberapa pengobatan alternatif lain.  Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengobatan alternatif, serta untuk mempromosikan Therapy Banyu Urip sebagai salah satu pilihan pengobatan alternatif yang efektif dan aman. Therapy Banyu Urip sendiri adalah metode pengobatan tradisional yang dikemas modern.  "Metod...

Tantangan dalam Membangun Kepercayaan Masyarakat terhadap Ramuan Tradisional

Gambar
MS Arifin (paling kanan) bersama para mitra kerja. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Meskipun memiliki banyak manfaat, ramuan tradisional masih sering dianggap kuno, tidak ilmiah, atau kurang efektif dibanding obat kimia. Kamis (37/3/2025).  Ketika MS Arifin diwawancarai apoymadura.com di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, ia mengatakan bahwa alam telah menyediakan segala yang dibutuhkan umat manusia untuk sehat.  "Ramuan tradisional bukan sekadar warisan budaya, melainkan solusi kesehatan yang berkelanjutan," cetusnya.  MS Arifin mengingatkan kembali, dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat secara terus menerus, maka akan terbangun kesadaran mereka.  "Kita pasti bisa membangun mindset bahwa pengobatan alami adalah jalan terbaik untuk hidup sehat tanpa ketergantungan pada bahan kimia," ucapnya.  Hingga saat ini, MS Arifin terus mengampanyekannya lewat bakti sosial (baksos), menyeru untuk kembali pada alam sekitar.  "Jika kita mau bela...

Membangun Mindset Masyarakat Indonesia tentang Keampuhan Ramuan Tradisional

Gambar
MS Arifin (3 dari kiri) bersama mitra kerja. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis modern, ramuan tradisional Indonesia tetap menjadi warisan berharga yang tidak boleh dilupakan. Kamis (27/3/2025).  Tidak bijak rasanya kalau warisan pengobatan tradisional dilupakan begitu saja.  MS Arifin, owner Ramuan Banyu Urip, dengan tegas menyatakan: "Alam telah menyediakan segalanya. Nenek moyang kita dulu mengobati penyakit dengan ramuan dari alam sekitar, dan itu terbukti efektif." Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, dengan ribuan jenis tanaman obat yang telah digunakan turun-temurun.  Namun, seiring modernisasi, kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional mulai luntur.  "Penting membangun kembali mindset, bahwa ramuan tradisional bukan sekadar alternatif, melainkan solusi alami yang ampuh dan minim efek samping," tambah MS Arifin ketika dijumpai di kantor Pusat Therapy Banyu Uri...

Ramuan Banyu Urip Terbukti Cocok Bagi Masyarakat Dunia dalam Hal Penyembuhan Penyakit

Gambar
Dari kiri: Mohammad Ikbal warga Singapura yang menetap di Prancis yang berobat di Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, bersama MS Arifin. [Foto: Surya] YOGYAKARTA -  Ramuan Banyu Urip telah terbukti sebagai salah satu metode pengobatan paling efektif dan cocok bagi masyarakat dunia. Rabu (27/3/2025).  Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga asing yang datang langsung ke Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, demi mencari penyembuhan atas penyakit yang dideritanya. Menurut MS Arifin, pimpinan Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, banyak warga asing yang sudah sembuh setelah menjalani metode pengobatan Therapy Banyu Urip. "Kami telah menerima banyak kunjungan dari warga asing yang ingin mencari penyembuhan atas penyakitnya," ungkap MS Arifin kepada jurnalis apoymadura.com.  Dan ternyata, banyak diantara mereka yang sembuh setelah menjalani metode pengobatan Therapy Banyu Urip Eks Polisi Militer ini juga menjelaskan kalau Ramuan Banyu Urip sudah terbukti sebagai salah satu m...

Pengobatan Alternatif Ramuan Banyu Urip: Solusi untuk Penyakit yang Gagal Disembuhkan

Gambar
MS Arifin (paling kanan) bersama para mitra kerja. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat internasional. Selasa (25/3/2025).  Banyak orang penasaran, tentang bagaimana ramuan herbal ini bisa menyembuhkan penyakit yang gagal disembuhkan oleh pengobatan kedokteran. Menurut MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip, pengobatan alternatif Ramuan Banyu Urip telah digunakan oleh masyarakat nusantara sejak zaman dulu.  "Masyarakat nusantara zaman dulu menggunakan ramuan dalam penyembuhan penyakit," jelas MS Arifin di tempat praktiknya, kawasan Jalan Selokan Mataram, Sleman, Yogyakarta.  Ramuan Banyu Urip adalah salah satu contoh pengobatan alternatif yang menggunakan bahan-bahan alami untuk menyembuhkan penyakit.  Dengan menggunakan ramuan herbal ini, banyak orang yang berhasil disembuhkan dari penyakit yang gagal disembuhkan oleh pengobatan medis. "Contoh buta warna. Herbal kami sudah menyembuhkan ribuan...

Pelatihan Therapy Banyu Urip: Solusi Kesehatan Alternatif yang Efektif

Gambar
Pelatihan Therapy Banyu Urip selalu nanyak pesertanya. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Pelatihan Therapy Banyu Urip sudah menjadi salah satu program pelatihan paling populer di Indonesia.  Setiapkali pelatihan diadakan, selalu ramai pesertanya.  Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di tanah air sangat peduli terhadap kesehatan diri dan keluarganya. Therapy Banyu Urip adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang menggunakan ramuan tradisional sebagai media terapi.  Metode ini dipercaya bisa membantu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis. Masyarakat Indonesia sadar bahwa biaya rumah sakit yang bagus saat ini mahal tarifnya.  Oleh karena itu, mereka mencari alternatif pengobatan yang lebih terjangkau dan efektif.  "Rupanya Therapy Banyu Urip menjadi salah satu alternatif yang dipilih oleh masyarakat saat ini," ucap MS Arifin, owner Therapy Banyu Urip.  Lebih jauh MS Arifin menjelaskan, bahwa pelatihan Therapy Ba...

Pria Asal Sukabumi Sembuh dari Sakit Lutut setelah Jalani Therapy Banyu Urip

Gambar
Dari kiri: MS Arifin dan pasien asal Sukabumi. [Foto: Surya] YOGYAKARTA - Pria asal Sukabumi, Jawa Barat, telah mengalami kesembuhan luar biasa dari sakit lutut yang sudah menderanya selama hampir 1 tahun. Selasa (25/3/2025).  Ia menjalani proses terapi menggunakan Ramuan Banyu Urip di Pusat Therapy Banyu Urip Yogyakarta, dan hasilnya sangat menakjubkan. "Alhamdulillah, selesai menjalani terapi Ramuan Banyu Urip, lutut saya yang sebelumnya sakit dan berbunyi, sekarang sudah tidak sakit lagi,' ucapnya.  Sebelum menjalani terapi, pria ini mengalami kesulitan besar ketika hendak sujud dan berdiri saat shalat, karena lututnya berbunyi dan terasa sakit.  Rasa sakit tersebut telah membuatnya merasa tersiksa dan tidak nyaman. Tapi, setelah menjalani proses terapi menggunakan Ramuan Banyu Urip selama 5 menit, ia sembuh.  Rasa sakit pada lututnya hilang, dan ia bisa bergerak lebih nyaman. Ia diterapi langsung oleh MS Arifin, seorang ahli terapi yang telah berpengalaman dalam ...

SPBU Bindang Pamekasan: Pertalite Tak Pernah Kosong Lagi, Ini Alasannya!

Gambar
PAMEKASAN - SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Bindang yang berlokasi di Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, telah jadi salah satu titik pengisian bahan bakar paling ramai di wilayah tersebut. Selasa (25/3/2025).  Berlokasi strategis lantaran berbatasan dengan Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. SPBU ini menjadi pilihan utama bagi pengendara yang melintas di wilayah tersebut. Dalam dua bulan terakhir, SPBU Bindang sudah mencatat penjualan Pertalite sangat tinggi.  Bahkan, stok Pertalite di SPBU ini tidak pernah kosong setiap harinya.  Hal ini menunjukkan bahwa SPBU Bindang menjadi salah satu titik pengisian bahan bakar paling populer di wilayah Pamekasan. Masyarakat setempat juga sangat senang dengan ketersediaan Pertalite yang melimpah di SPBU Bindang.  Pertalite adalah jenis bahan bakar minyak (BBM) termurah harganya, sehingga amat membantu masyarakat yang ingin menghemat biaya. Terdengar desas-desus bahwa perubahan itu lantaran manajer SPBU Binda...

Pasar Waru Pamekasan: Antara Keramaian dan Kemacetan

Gambar
Suasana pinggir jalan raya Pasar Waru Kabupaten Pamekasan. Foto diambil pada Ahad, 23 Maret 2025. [Foto: Surya] apoymadura.com - Pasar Waru di Kabupaten Pamekasan tergolong pasar tradisional sangat ramai, terutama pada Kamis dan Sabtu.  Keberadaan pasar ini telah jadi bagian integral dari kehidupan masyarakat sekitar, tapi juga melahirkan beberapa persoalan.  Sekitar Pasar Waru, sepanjang jalan raya berdiri pertokoan dan perkantoran pemerintah, yang menambah keramaian di area tersebut.  Ditambah pedagang kecil memenuhi trotoar, sehingga banyak pejalan kaki terpaksa melintas di bahu jalan.  Hal ini menyebabkan arus lalu lintas jalan raya Pasar Waru seringkali macet, terutama pada hari-hari keramaian. Keberadaan Pasar Waru yang terkesan kumuh memang memerlukan perhatian serius dari pemangku kebijakan.  Mereka harus mencarikan solusi jitu dan bijak untuk mengatasi permasalahan yang ada, seperti kemacetan dan kekumuhan. [Surya]